TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
2月 02, 2026
2 min read
2

Saham SenesTech Inc. (NASDAQ:SNES) naik 7% setelah perusahaan mengumumkan solusi pengendalian kesuburan Evolve miliknya untuk hewan pengerat menerima persetujuan untuk digunakan di Selandia Baru. Otorisasi tersebut diberikan oleh Kementerian Industri Primer negara tersebut.
Persetujuan ini menempatkan SenesTech untuk mendukung inisiatif Predator Free 2050 Selandia Baru, sebuah program konservasi berskala besar yang bertujuan memberantas predator invasif seperti tikus untuk melindungi spesies asli. Perusahaan telah mengirimkan pesanan stok awal kepada mitra distribusi eksklusifnya, Evicom.
Program Predator Free 2050 Selandia Baru mewakili peluang pasar yang signifikan, dengan proyeksi pengeluaran melebihi $4,5 miliar. Produk Evolve dari SenesTech menawarkan alternatif yang tidak mematikan dan berkelanjutan untuk rodentisida tradisional dengan membatasi reproduksi, yang selaras dengan tujuan konservasi dan keanekaragaman hayati negara tersebut.
Masuknya ke pasar Selandia Baru adalah langkah kunci dalam strategi SenesTech untuk menjadi pemimpin global dalam solusi pengendalian kesuburan. Perusahaan berharap dapat mempertahankan jadwal pengiriman reguler, menandakan potensi sumber pendapatan baru yang stabil.
T: Mengapa saham SenesTech naik?
J: Saham naik 7% setelah produk pengendalian hewan pengerat Evolve miliknya disetujui untuk digunakan di Selandia Baru, membuka pasar baru yang signifikan.
T: Apa itu produk Evolve?
J: Ini adalah solusi pengendalian kesuburan yang tidak mematikan, yang mengelola populasi hewan pengerat dengan mengurangi kemampuan mereka untuk bereproduksi daripada dengan meracuni mereka.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait