TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 01 30, 2026
2 min read
2

Pasar saham AS dibuka di zona negatif pada hari Jumat setelah Presiden Donald Trump menominasikan mantan Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh untuk memimpin bank sentral. Pengumuman tersebut telah memicu kekhawatiran investor segera mengenai arah kebijakan moneter AS di masa depan.
Pada awal perdagangan pukul 9:30 pagi ET, indeks-indeks utama mencatat penurunan. Dow Jones Industrial Average turun 146,89 poin, atau 0,32%, menjadi 48.912,80. Bersamaan dengan itu, S&P 500 kehilangan 23,24 poin, atau 0,33%, menjadi 6.945,77, dan Nasdaq Composite menurun 107,88 poin, atau 0,43%, menjadi 23.577,24.
Reaksi negatif awal pasar terkait dengan ketidakpastian seputar potensi perubahan kebijakan di bawah kepemimpinan Kevin Warsh. Sebagai kritikus yang dikenal terhadap strategi bank sentral sebelumnya, nominasinya menimbulkan pertanyaan tentang jalur suku bunga di masa depan dan pendekatan The Fed terhadap inflasi dan stabilitas ekonomi.
Nominasi tersebut telah memperkenalkan elemen ketidakpastian baru bagi pasar keuangan, yang tercermin dalam penurunan segera indeks saham utama. Investor dan analis kini akan memantau dengan cermat proses konfirmasi dan setiap pernyataan dari Warsh untuk indikasi strategi moneter di masa depan.
Q: Mengapa saham AS jatuh setelah pengumuman tersebut?
A: Saham jatuh karena ketidakpastian investor atas arah kebijakan moneter di masa depan di bawah Kevin Warsh, yang dikenal karena pandangan kritisnya terhadap kebijakan The Fed sebelumnya.
Q: Indeks saham mana saja yang terpengaruh pada pembukaan pasar?
A: Dow Jones Industrial Average, S&P 500, dan Nasdaq Composite semuanya dibuka dengan kerugian menyusul berita tersebut.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

30 Thg 01 2026
Saham AMD Turun Menyusul Rumor Penundaan Chip AI

30 Thg 01 2026
Reli Pasar Mendongkrak Laba Kuartal 1 Franklin Templeton