TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
5月 01, 2026
2 min read
6

Pasar saham AS mengakhiri sesi Jumat dengan kinerja bervariasi di seluruh indeks utama. Dow Jones Industrial Average mengalami penurunan, sementara S&P 500 dan NASDAQ Composite mencatat kenaikan, mencerminkan perbedaan kinerja sektor dan sentimen investor.
Pada penutupan perdagangan, Dow Jones Industrial Average turun 0,31%. Sebaliknya, indeks S&P 500 naik 0,29%, dan indeks NASDAQ Composite yang didominasi teknologi memimpin kenaikan dengan lonjakan signifikan sebesar 0,89%. Kinerja pasar yang terbagi didorong oleh kekuatan di sektor Teknologi, Barang Konsumen, dan Telekomunikasi, yang mengimbangi kerugian di sektor Minyak & Gas, Industri, dan Utilitas.
Saham-saham yang memimpin kenaikan Dow adalah Salesforce Inc (CRM), yang naik 4,13%, dan Apple Inc (AAPL), yang bertambah 3,20%. Di sisi lain, Amgen Inc (AMGN) adalah saham dengan kinerja terburuk dalam indeks, turun 4,77%, diikuti oleh 3M Company (MMM) dengan penurunan 2,74%. Indeks Volatilitas CBOE, ukuran utama ekspektasi volatilitas pasar, naik 0,53% menjadi 16,98.
Sesi perdagangan menyoroti pemisahan yang jelas antara saham teknologi berorientasi pertumbuhan dan sektor industri berorientasi nilai. Investor akan terus memantau rotasi sektor dan indikator makroekonomi untuk mengukur arah pasar di sesi mendatang.
T: Indeks utama AS mana yang berkinerja terbaik pada hari Jumat?
J: Indeks NASDAQ Composite adalah yang berkinerja terbaik, naik 0,89%, didorong oleh kenaikan kuat di sektor teknologi.
T: Apa yang menyebabkan Dow Jones Industrial Average menurun?
J: Penurunan Dow terutama dipengaruhi oleh kerugian di sektor Minyak & Gas, Industri, dan Utilitas.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait