TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 19, 2026
2 min read
12

Pasar saham AS mengakhiri sesi perdagangan Kamis dengan penurunan, dengan indeks-indeks utama ditutup di zona merah. Dow Jones Industrial Average turun 0,44%, mencapai level terendah baru dalam tiga bulan. Bersamaan dengan itu, baik indeks S&P 500 maupun indeks NASDAQ Composite mengalami penurunan sebesar 0,28%.
Penurunan pasar secara keseluruhan terutama dipengaruhi oleh kerugian di sektor Bahan Baku, Barang Konsumen, dan Jasa Konsumen. Di antara pergerakan saham individu yang menonjol di Dow, Boeing Co (BA) turun 2,34%, sementara McDonald’s Corporation (MCD) menurun 1,95%. Sebaliknya, Chevron Corp (CVX) adalah saham berkinerja terbaik, naik 1,42%.
Di luar ekuitas, indikator pasar lainnya menunjukkan hasil yang beragam. CBOE Volatility Index (VIX), ukuran utama ketakutan pasar, secara mengejutkan turun 4,07% menjadi 24,07. Di komoditas, Gold Futures mengalami penurunan signifikan sebesar 4,81%, dan harga minyak mentah juga menurun, menunjukkan pergeseran sentimen investor di berbagai kelas aset.
Hari perdagangan berakhir dengan sentimen negatif yang jelas, karena saham yang jatuh lebih banyak daripada saham yang naik di New York Stock Exchange. Level terendah baru Dow menyoroti kekhawatiran investor yang terus-menerus, dengan pelaku pasar memantau kinerja sektor secara ketat untuk tren di masa depan.
T: Indeks utama AS mana saja yang turun selama sesi perdagangan?
J: Dow Jones Industrial Average, S&P 500, dan NASDAQ Composite semuanya ditutup lebih rendah.
T: Apa alasan utama penurunan pasar?
J: Kerugian di sektor Bahan Baku, Barang Konsumen, dan Jasa Konsumen adalah pendorong utama penurunan tersebut.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait