TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 13, 2026
2 min read
4

Kontrak berjangka indeks saham AS anjlok tajam pada Minggu malam menyusul kegagalan negosiasi gencatan senjata dengan Iran. Kontrak Berjangka S&P 500 turun 1,2%, Kontrak Berjangka Nasdaq 100 anjlok 1,4%, dan Kontrak Berjangka Dow Jones merosot 1,1% di tengah meningkatnya risiko geopolitik dan kekhawatiran atas inflasi.
Penurunan ini menyusul laporan bahwa Washington sedang mempersiapkan blokade angkatan laut di Selat Hormuz. Langkah ini diambil setelah pembicaraan akhir pekan gagal menghasilkan kesepakatan mengenai isu-isu utama, termasuk aktivitas nuklir Iran dan jalur bebas melalui selat tersebut. Kurangnya resolusi menunjukkan berlanjutnya konflik dan potensi gangguan terhadap pasar energi global.
Diplomasi yang gagal segera berdampak pada pasar energi, mendorong harga minyak mentah Brent kembali di atas $100 per barel. Perkembangan ini memperkuat kekhawatiran atas inflasi yang persisten dan didorong oleh energi, sebuah tren yang telah disorot oleh data indeks harga konsumen AS yang kuat untuk bulan Maret.
Investor bersiap menghadapi volatilitas yang berkelanjutan yang didorong oleh peristiwa geopolitik dan kenaikan biaya energi. Fokus pasar minggu ini juga akan beralih ke dimulainya musim laporan keuangan Q1, dengan bank-bank besar termasuk Goldman Sachs dan JPMorgan akan melaporkan hasilnya.
T: Mengapa kontrak berjangka saham AS anjlok?
J: Kontrak berjangka anjlok setelah pembicaraan gencatan senjata antara AS dan Iran gagal, yang mengarah pada rencana AS untuk blokade angkatan laut di Selat Hormuz.
T: Bagaimana harga minyak bereaksi terhadap berita ini?
J: Harga minyak mentah Brent naik tajam, kembali di atas $100 per barel karena kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.