TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 13, 2026
2 min read
2

Perusahaan pengemas daging JBS dan Serikat Pekerja Makanan dan Komersial Lokal 7 telah meratifikasi perjanjian baru berdurasi dua tahun untuk hampir 3.800 pekerja di pabrik Greeley, Colorado, mengakhiri mogok kerja selama sebulan. Kesepakatan ini mencakup kenaikan upah yang signifikan dan perlindungan tunjangan.
Perjanjian ini menjamin kenaikan upah hampir 33% selama dua tahun. Ini juga memastikan JBS akan menanggung biaya peralatan pelindung diri dan melindungi pekerja dari kenaikan biaya perawatan kesehatan. Sebagai bagian dari kesepakatan, serikat pekerja akan menarik tujuh tuduhan praktik perburuhan tidak adil yang diajukan terhadap perusahaan.
Mogok kerja tersebut telah memengaruhi kapasitas pemrosesan daging sapi A.S., yang sudah tegang menyusul penutupan pabrik Tyson Foods. Resolusi ini datang saat harga daging sapi telah mencapai rekor tertinggi karena pasokan ternak nasional turun ke level terendah dalam 75 tahun, sebuah situasi yang menguntungkan perusahaan pengemas daging seperti JBS.
Meskipun perjanjian ini menyelesaikan sengketa perburuhan dan memulihkan kapasitas pabrik, JBS menyatakan kekecewaan atas penghapusan tunjangan pensiun yang merupakan bagian dari perjanjian nasional. Pasar akan memantau bagaimana produksi yang stabil memengaruhi harga daging sapi di tengah pasokan ternak yang ketat.
T: Apa saja poin-poin utama perjanjian JBS?
J: Perjanjian ini mencakup kenaikan upah hampir 33% selama dua tahun, peralatan pelindung yang dibayar perusahaan, dan biaya perawatan kesehatan yang stabil.
T: Berapa banyak pekerja yang terkena dampak mogok kerja?
J: Mogok kerja dan perjanjian baru ini mencakup hampir 3.800 pekerja di pabrik JBS di Greeley, Colorado.
Sumber: Reuters via Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait