TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
फ़र. ०३, २०२६
2 min read
7

Kilang minyak Pesisir Teluk AS menghadapi kesulitan menyerap peningkatan cepat dalam pengiriman minyak mentah Venezuela menyusul perjanjian pasokan baru-baru ini. Lonjakan ini telah menyebabkan tekanan harga dan menyisakan beberapa volume tidak terjual, menciptakan kelebihan pasokan di pasar.
Total ekspor minyak Venezuela ke AS hampir tiga kali lipat menjadi 284.000 barel per hari (bph) bulan lalu. Perusahaan perdagangan Vitol dan Trafigura, bersama dengan perusahaan energi besar Chevron, telah secara signifikan meningkatkan ekspor setelah menerima lisensi AS. Chevron sendiri meningkatkan ekspornya menjadi 220.000 bph pada Januari dari 99.000 bph pada Desember.
Masuknya pasokan menekan harga minyak mentah berat Venezuela, dengan diskon terhadap patokan Brent melebar hingga sekitar $9,50 per barel. Kilang melaporkan bahwa meskipun ada penurunan, harga tetap tinggi dibandingkan dengan jenis minyak berat pesaing dari Kanada, menyebabkan keengganan untuk membeli kargo tambahan.
Kelebihan pasokan menyoroti tantangan logistik untuk perdagangan minyak AS-Venezuela yang diperbarui. Meskipun kilang AS memiliki kapasitas, daya saing harga tetap menjadi hambatan utama. Permintaan di masa depan mungkin mendapat dukungan dari pasar baru, karena India dilaporkan sedang mempertimbangkan impor minyak mentah Venezuela.
T: Mengapa ada lonjakan ekspor minyak Venezuela ke AS?
J: Kesepakatan pasokan baru-baru ini antara Washington dan Caracas memberikan lisensi kepada perusahaan seperti Chevron, Vitol, dan Trafigura untuk melanjutkan dan memasarkan ekspor minyak Venezuela ke AS.
T: Apa tantangan utama bagi kilang AS?
J: Kilang AS kesulitan menyerap peningkatan volume yang tiba-tiba, dengan alasan bahwa harga minyak mentah Venezuela belum cukup kompetitif dibandingkan dengan sumber minyak berat lainnya seperti jenis Kanada.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

०४ फ़र. २०२६
Saham India Ditutup Menguat; Nifty 50 Naik 0,19%