Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mac 25, 2026
2 min read
26

Departemen Energi AS melaporkan lonjakan tak terduga dalam persediaan minyak bumi sebesar 7,4 juta barel minggu ini, sangat kontras dengan perkiraan konsensus untuk penurunan 2,9 juta barel. Perusahaan jasa keuangan Raymond James mengkarakterisasi pembaruan tersebut sebagai bearish relatif terhadap ekspektasi pasar.
Peningkatan signifikan ini dipimpin oleh persediaan minyak mentah, yang naik sebesar 6,9 juta barel, jauh melampaui perkiraan kenaikan 0,5 juta barel. Stok distilat juga naik sebesar 3,0 juta barel, berlawanan dengan prediksi penurunan. Sebaliknya, persediaan bensin turun sebesar 2,6 juta barel, sedikit lebih banyak dari perkiraan penurunan 2,1 juta barel. Tingkat pemanfaatan kilang meningkat menjadi 92,9% selama minggu ini.
Peningkatan persediaan yang lebih besar dari perkiraan ini menandakan potensi kelebihan pasokan atau permintaan yang lebih lemah dari perkiraan, menciptakan tekanan ke bawah pada harga minyak. Harga berjangka 12 bulan saat ini berada di $80,65 per barel untuk WTI dan $88,35 untuk Brent, mencerminkan sentimen pasar setelah rilis data.
Data persediaan terbaru menunjukkan prospek bearish untuk pasar minyak bumi. Para pedagang akan memantau dengan cermat indikator permintaan dan tingkat produksi di masa depan untuk mengukur arah harga.
T: Mengapa laporan DOE dianggap bearish?
J: Kenaikan persediaan sebesar 7,4 juta barel merupakan kejutan signifikan dibandingkan ekspektasi penurunan, menunjukkan permintaan yang lebih lemah atau kelebihan pasokan.
T: Apakah semua persediaan produk minyak bumi meningkat?
J: Tidak, meskipun persediaan minyak mentah dan distilat naik, persediaan bensin mengalami penurunan sebesar 2,6 juta barel.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.