Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mei 13, 2026
2 min read
22

Kontrak berjangka S&P 500 dan Nasdaq naik pada hari Rabu, membalikkan kerugian sebelumnya. Kenaikan ini terutama didorong oleh pemulihan saham produsen chip karena investor memposisikan diri menjelang rilis data ekonomi penting dan kunjungan diplomatik Presiden Trump ke Tiongkok.
Investor mencermati laporan harga produsen dan penjualan ritel yang akan datang untuk mengukur tekanan inflasi dan kondisi belanja konsumen. Ketegangan geopolitik tetap menjadi fokus, meskipun penurunan harga minyak menawarkan sedikit kelegaan pasar. Meskipun demikian, kekhawatiran akan Federal Reserve yang lebih agresif semakin meningkat, terutama dengan konfirmasi Senat atas Kevin Warsh ke dewan.
Probabilitas kenaikan suku bunga Fed pada bulan Desember kini telah naik menjadi lebih dari 28%, menurut FedWatch Tool CME, mencerminkan kekhawatiran inflasi yang persisten. Dalam berita sektor, industri chip menunjukkan pemulihan yang kuat, dengan Micron Technology melonjak 6,2% dan Western Digital naik 3,1% dalam perdagangan pra-pasar, menstabilkan segmen pasar yang baru-baru ini berada di bawah tekanan.
Arah pasar dalam waktu dekat bergantung pada data inflasi yang akan datang. Kinerja sektor teknologi yang kuat memberikan dukungan, tetapi risiko utama pengetatan kebijakan Fed dan diskusi perdagangan yang sedang berlangsung akan terus mendorong sentimen investor.
T: Mengapa kontrak berjangka S&P 500 dan Nasdaq naik?
J: Kontrak berjangka naik karena pemulihan signifikan pada saham teknologi, khususnya produsen chip, dan antisipasi investor terhadap laporan ekonomi penting.
T: Data ekonomi apa yang menjadi fokus pasar?
J: Pasar berfokus pada data harga produsen dan penjualan ritel untuk menilai tren inflasi dan potensi dampaknya terhadap kebijakan Federal Reserve.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.