TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Jan 30, 2026
2 min read
4

Sebuah pengadilan federal AS telah memutuskan bahwa Departemen Energi melanggar hukum federal dengan secara diam-diam membentuk Kelompok Kerja Iklim. Keputusan ini membahayakan kedudukan hukum dari proposal yang akan datang untuk mencabut regulasi iklim utama.
Gugatan yang diajukan oleh Environmental Defense Fund dan Union of Concerned Scientists, berargumen bahwa kelompok tersebut dibentuk tanpa pemberitahuan atau pertemuan publik. Pengadilan setuju, menyatakan bahwa DOE gagal mematuhi Undang-Undang Komite Penasihat Federal (Federal Advisory Committee Act). Laporan kelompok tersebut dimaksudkan untuk mendukung pencabutan 'temuan bahaya' (endangerment finding) oleh Badan Perlindungan Lingkungan (Environmental Protection Agency), yang merupakan dasar hukum untuk aturan iklim.
Putusan ini menciptakan ketidakpastian hukum yang signifikan untuk deregulasi yang direncanakan. Penundaan atau pembatalan pencabutan akan mempertahankan kerangka regulasi yang ada untuk industri yang mengeluarkan gas rumah kaca, berdampak pada sektor-sektor seperti energi dan manufaktur. Gedung Putih saat ini sedang melakukan tinjauan akhir terhadap proposal pencabutan tersebut.
Keputusan pengadilan ini menjadi hambatan besar bagi agenda kebijakan lingkungan pemerintahan. Hasil tinjauan Gedung Putih dan tindakan hukum selanjutnya akan dipantau ketat oleh industri yang diatur dan para pegiat lingkungan.
T: Undang-undang apa yang dilanggar?
J: Undang-Undang Komite Penasihat Federal (Federal Advisory Committee Act), yang mewajibkan transparansi dan akses publik untuk kelompok penasihat federal.
T: Apa itu 'temuan bahaya' (endangerment finding)?
J: Ini adalah kesimpulan formal EPA bahwa gas rumah kaca mengancam kesehatan dan kesejahteraan publik, yang berfungsi sebagai dasar hukum untuk mengatur emisi tersebut.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait