TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 04, 2026
2 min read
4

Pemerintah Amerika Serikat telah mengonfirmasi penyelesaian transfer $500 juta ke Venezuela, yang bersumber dari penjualan minyak awal. Seorang pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonimitas, menyatakan bahwa angsuran terakhir sebesar $200 juta telah dikirim, menyelesaikan perjanjian yang dicapai antara kedua negara bulan lalu.
Kesepakatan itu dibuat menyusul operasi militer AS pada bulan Januari. Menurut sumber tersebut, dana tersebut dialokasikan untuk dicairkan demi kepentingan rakyat Venezuela atas kebijakan pemerintah AS. Uang tersebut sempat ditahan di Qatar sebelum ditransfer. Hasil penjualan minyak di masa depan direncanakan akan dipindahkan ke dana yang berbasis di AS.
Dalam kesaksian baru-baru ini, Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengklarifikasi bahwa tujuan jangka pendek adalah menstabilkan Venezuela. Dia menyatakan bahwa pendapatan tersebut akan memungkinkan Venezuela untuk 'membayar guru dan petugas pemadam kebakaran serta polisi' agar fungsi pemerintahan tetap berjalan dan mencegah 'keruntuhan sistemik'.
Dengan selesainya transfer, fokus beralih ke pencairan dana dan rencana jangka panjang untuk mengelola pendapatan minyak di masa depan melalui rekening yang berbasis di AS. Tujuan yang dinyatakan adalah untuk mendukung layanan penting Venezuela dan mencegah penurunan ekonomi lebih lanjut.
Q: Berapa banyak uang yang dikembalikan AS ke Venezuela?
A: AS mengembalikan total $500 juta dari penjualan minyak awal.
Q: Apa tujuan dari dana ini?
A: Dana ini dimaksudkan untuk membantu menstabilkan Venezuela dengan membayar layanan penting pemerintah dan mendukung rakyat Venezuela.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait