TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 05, 2026
2 min read
3

Amerika Serikat telah menandatangani perpanjangan Undang-Undang Pertumbuhan dan Peluang Afrika, atau AGOA, hingga 31 Desember 2026. Langkah ini memberikan bantuan sementara yang krusial bagi industri tekstil Lesotho, yang menghadapi kehilangan pekerjaan signifikan setelah perjanjian sebelumnya berakhir. Namun, Menteri Perdagangan Lesotho, Mokhethi Shelile, menyatakan bahwa perpanjangan satu tahun bukanlah jangka waktu yang kondusif dan menekankan perlunya kebijakan perdagangan AS jangka panjang untuk Afrika.
AGOA adalah kesepakatan perdagangan preferensial yang pertama kali diberlakukan pada tahun 2000 yang memberikan akses bebas bea ke pasar AS untuk lebih dari 1.800 produk dari negara-negara Afrika Sub-Sahara yang memenuhi syarat. Bagi Lesotho, industri tekstil adalah sektor ekspor utama. Ekspor tekstil ke AS di bawah AGOA menyumbang sekitar sepersepuluh dari produk domestik bruto negara tersebut yang sebesar $2 miliar. Berakhirnya perjanjian baru-baru ini telah menciptakan ketidakpastian ekonomi yang parah dan menyebabkan PHK bagi banyak pekerja.
Perpanjangan AGOA sangat penting untuk menstabilkan ekonomi Lesotho. Ini mencegah dampak negatif langsung dari tarif AS, yang sebelumnya dikenakan dengan tarif setinggi 50 persen sebelum diturunkan menjadi 15 persen. Keputusan ini mendukung kelanjutan perdagangan yang berjumlah $276 juta dalam barang dan jasa antara AS dan Lesotho pada tahun 2024. Bantuan ini memungkinkan bisnis lokal untuk mempertahankan operasi dan melindungi ribuan pekerjaan di sektor garmen, meskipun investasi jangka panjang tetap berhati-hati karena sifat sementara dari perpanjangan ini.
Meskipun perpanjangan AGOA memberikan stabilitas segera, ini juga menunda keputusan akhir mengenai masa depan hubungan perdagangan AS-Afrika. Pemerintah Lesotho secara aktif mengadvokasi kerangka perdagangan yang lebih permanen dan dapat diprediksi untuk menarik investasi jangka panjang dan memastikan pertumbuhan berkelanjutan bagi industri ekspor utamanya. Fokus bagi Lesotho dan negara-negara Afrika lainnya adalah negosiasi kebijakan perdagangan komprehensif dengan AS sebelum tenggat waktu baru tahun 2026.
Q: Apa itu AGOA?
A: Undang-Undang Pertumbuhan dan Peluang Afrika adalah program perdagangan AS yang memberikan negara-negara Afrika Sub-Sahara yang memenuhi syarat akses bebas bea ke pasar AS untuk berbagai macam produk.
Q: Bagaimana perpanjangan AGOA memengaruhi Lesotho?
A: Ini memberikan bantuan sementara yang krusial bagi sektor ekspor utamanya, industri tekstil, yang menyumbang sekitar 10% dari PDB negara tersebut dan telah mengalami kehilangan pekerjaan setelah perjanjian sebelumnya berakhir.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait