TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Jan 30, 2026
2 min read
3

Analis UBS telah mengeluarkan peringatan kepada investor, menyarankan kehati-hatian dalam memposisikan diri untuk pelemahan berkelanjutan pada dolar AS, meskipun mata uang tersebut telah mengalami penurunan signifikan sepanjang tahun ini karena akumulasi faktor-faktor negatif.
Indeks Dolar AS, yang mengukur nilai dolar AS terhadap enam mata uang utama, telah turun sekitar 1,5% sepanjang tahun ini. Sebaliknya, pasangan EUR/USD telah menguat sebesar 1,4% selama periode yang sama, sempat melampaui level $1,20 di awal minggu, menunjukkan tekanan dolar yang meluas.
Saran dari UBS menunjukkan bahwa pasar mungkin telah memperhitungkan pendorong negatif di balik penurunan dolar. Catatan ini mengisyaratkan potensi konsolidasi atau pembalikan jangka pendek, menimbulkan risiko bagi trader yang mempertahankan posisi jual (short) besar terhadap mata uang AS.
Meskipun dolar tetap di bawah tekanan, catatan dari UBS berfungsi sebagai pengingat penting bagi pelaku pasar untuk menilai kembali keseimbangan risiko-imbalan dari melakukan short pada dolar. Pergerakan mata uang di masa depan kemungkinan akan dipengaruhi oleh data ekonomi yang akan datang dan sentimen bank sentral.
T: Apa peringatan utama dari UBS?
J: UBS menyarankan trader untuk berhati-hati dalam berasumsi bahwa dolar AS akan terus melemah secara signifikan dari level saat ini.
T: Bagaimana kinerja Dolar AS tahun ini?
J: Indeks Dolar AS telah turun sekitar 1,5% sepanjang tahun ini terhadap sekeranjang mata uang utama.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait