TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 20, 2026
2 min read
2

UBS telah meningkatkan peringkatnya untuk Korea Selatan menjadi 'menarik' setelah koreksi pasar sebesar 20% baru-baru ini. Bank tersebut menegaskan bahwa penurunan tersebut didorong oleh faktor teknis daripada fundamental yang melemah, mempertahankan pandangan konstruktif terhadap pasar negara berkembang.
Peningkatan peringkat ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang kuat di industri memori dan semikonduktor Korea Selatan. UBS menyoroti kenaikan harga DRAM dan NAND di tengah kekurangan pasokan yang terus-menerus, memperkirakan siklus kenaikan akan berlanjut hingga tahun 2027. Data ekspor yang kuat semakin memperkuat pandangan positif ini.
Inisiatif 'value up' yang sedang berlangsung, termasuk aturan baru tentang penarikan saham treasuri, secara signifikan meningkatkan daya tarik pasar. Reformasi ini mendorong perusahaan untuk meningkatkan pengembalian kepada pemegang saham. UBS mempertahankan perkiraannya untuk pertumbuhan laba per saham sebesar 29% di pasar negara berkembang pada tahun 2026, mendukung potensi kenaikan lebih lanjut untuk indeks MSCI Emerging Markets.
Peningkatan peringkat UBS mencerminkan kepercayaan yang kuat terhadap fundamental sektor teknologi Korea Selatan dan dampak positif reformasi tata kelola perusahaan. Perusahaan tersebut menyarankan pasar berada dalam posisi yang baik untuk pertumbuhan, melihat koreksi baru-baru ini sebagai peluang beli.
T: Mengapa UBS meningkatkan peringkat Korea Selatan?
J: Peningkatan peringkat ini didasarkan pada pendapatan semikonduktor yang kuat, reformasi perusahaan yang sedang berlangsung, dan pandangan bahwa koreksi pasar sebesar 20% baru-baru ini bersifat teknis, bukan fundamental.
T: Bagaimana pandangan UBS secara lebih luas terhadap pasar negara berkembang?
J: UBS tetap konstruktif, memperkirakan pertumbuhan laba per saham sebesar 29% di pasar negara berkembang pada tahun 2026 dan mempertahankan target indeks MSCI EM-nya.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait