TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Jan 30, 2026
2 min read
3

Saham Bombardier Inc. (TSX:BBDb) turun 7,2% dalam perdagangan Jumat pagi menyusul arahan media sosial dari Presiden AS Donald Trump. Pemerintahan tersebut mengancam akan mencabut sertifikasi penerbangan untuk pesawat buatan Kanada dan memberlakukan tarif 50% pada penjualan di masa depan, dengan alasan penundaan persetujuan Kanada untuk jet Gulfstream.
Arahan tersebut diposisikan sebagai tanggapan langsung terhadap apa yang Gedung Putih gambarkan sebagai blokade regulasi oleh Ottawa. Namun, analis dari Desjardins mencatat bahwa hanya dua model Gulfstream yang sebenarnya menunggu persetujuan dari Transport Canada, yang mengelola proses peninjauan keselamatan berdaulat. Perusahaan tersebut mengkarakteristikkan ancaman itu sebagai "kosong dan tidak mungkin dapat ditegakkan."
Meskipun volatilitas pasar yang terjadi segera, tantangan logistik dan integrasi rantai pasokan yang mendalam mempersulit ancaman tersebut. Mencabut sertifikasi sekitar 2.000 jet Bombardier yang saat ini beroperasi di AS akan menjadi upaya yang besar. Selain itu, Global 7500 andalan Bombardier memperoleh lebih dari 50% nilainya dari komponen Amerika dari perusahaan seperti GE Aerospace dan Honeywell.
Penjualan saham baru-baru ini berbanding terbalik dengan kinerja kuat Bombardier selama lima tahun, didukung oleh rekor tumpukan pesanan senilai $16,6 miliar. Fokus kini beralih pada apakah otoritas Kanada akan mempercepat tinjauan sertifikasi Gulfstream yang tersisa untuk meredakan ketegangan perdagangan dan menghindari potensi tarif 50%.
T: Mengapa saham Bombardier jatuh?
J: Saham tersebut jatuh 7,2% setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mencabut sertifikasi pesawatnya dan memberlakukan tarif 50% pada penjualan ke AS.
T: Apa yang memicu ancaman AS?
J: Ancaman tersebut merupakan tanggapan terhadap apa yang digambarkan oleh pemerintahan AS sebagai penundaan Kanada dalam mensertifikasi beberapa model jet bisnis Gulfstream.
T: Seberapa besar kemungkinan ancaman tersebut akan ditegakkan?
J: Analis industri di Desjardins memandang ancaman tersebut sebagai "kosong dan tidak mungkin dapat ditegakkan" karena hambatan logistik yang signifikan dan rantai pasokan kedirgantaraan Amerika Utara yang terintegrasi.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait