TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 01 30, 2026
2 min read
2

Gugatan penipuan perdata Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) terhadap miliarder India Gautam Adani dan keponakannya, Sagar Adani, kini siap untuk dilanjutkan. Hambatan prosedural yang signifikan telah teratasi setelah pengacara mereka yang berbasis di AS setuju untuk menerima layanan hukum, menghilangkan penundaan utama yang telah menghentikan kasus tersebut.
SEC mengajukan tuntutan pada November 2024, menuduh Adani bersaudara mendalangi skema penyuapan besar-besaran. Gugatan tersebut menuduh bahwa ratusan juta dolar suap dibayarkan atau dijanjikan kepada pejabat India untuk mendapatkan perlakuan istimewa dan kontrak energi untuk Adani Green Energy, yang merupakan pelanggaran hukum sekuritas AS.
Dengan masalah layanan yang telah diselesaikan, para terdakwa akan memiliki waktu 90 hari untuk menanggapi gugatan SEC, menunggu persetujuan hakim. Perkembangan ini membawa pengawasan hukum baru terhadap Adani Group, yang juga menghadapi kasus pidana terkait dari jaksa AS. Pasar akan mengamati dampak potensial terhadap valuasi konglomerat dan kepercayaan investor.
Kesepakatan untuk menerima layanan hukum menandai langkah maju yang krusial, memungkinkan kasus substantif SEC untuk dimulai. Fokus kini beralih ke pembelaan hukum yang akan diajukan Adani bersaudara, dengan tanggapan resmi mereka diharapkan dalam waktu tiga bulan. Kasus ini tetap menjadi faktor kunci bagi investor yang memantau risiko tata kelola yang terkait dengan Adani Group.
T: Apa saja tuduhan spesifik terhadap Gautam Adani?
J: Ia didakwa oleh SEC karena melanggar undang-undang sekuritas AS dengan mendalangi skema penyuapan pejabat India demi keuntungan Adani Green Energy.
T: Mengapa kasus SEC sebelumnya tertunda?
J: Kasus tersebut tertunda karena kesulitan prosedural dalam secara resmi menyampaikan gugatan hukum kepada para terdakwa, karena keduanya tinggal di India.
Sumber: investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

30 Thg 01 2026
Thyssenkrupp Menyetujui Dividen €0,15 Per Saham di RUPST

30 Thg 01 2026
Saham Swedia Ditutup Melemah seiring OMX 30 Turun 0,16%