TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mac 03, 2026
2 min read
34

Mantan Presiden AS Donald Trump secara terbuka menyatakan "sedih melihat" perubahan dalam hubungan AS-Inggris, mengutip keraguan awal Perdana Menteri Keir Starmer untuk mendukung serangan militer terhadap Iran. Trump menyoroti bahwa sekutu lain, seperti Prancis, lebih mendukung, menandai pergeseran signifikan dalam aliansi yang secara historis kuat.
Kritik tersebut bermula dari keputusan Inggris untuk tidak bergabung dalam tindakan defensif awal terhadap Iran. Meskipun Perdana Menteri Starmer kemudian mengizinkan penggunaan pangkalan militer Inggris, Trump menyatakan bahwa Inggris "seharusnya membantu" sejak awal. Seorang menteri senior Inggris, Darren Jones, menanggapi dengan menunjuk pada pelajaran yang diambil dari perang Irak 2003, menggarisbawahi pentingnya konsensus internasional dan kerangka hukum yang jelas sebelum berkomitmen pada tindakan militer.
Meskipun dampak pasar langsung minimal, gesekan diplomatik yang berkelanjutan antara dua mitra ekonomi utama dapat menciptakan ketidakpastian jangka panjang. Melemahnya 'hubungan khusus' apa pun dapat memengaruhi kepercayaan investor, perjanjian perdagangan di masa depan, dan pasar mata uang, berpotensi memperkenalkan volatilitas untuk pasangan Pound Inggris (GBP) dan Dolar AS (USD) jika situasi memburuk.
Perdana Menteri Starmer membela posisi pemerintahannya sebagai demi kepentingan nasional Inggris. Insiden ini menggarisbawahi potensi perbedaan dalam kebijakan luar negeri antara kedua negara. Pasar dan pembuat kebijakan akan terus mengamati perkembangan lebih lanjut dalam kemitraan diplomatik dan ekonomi utama ini, terutama di bidang keamanan global dan perdagangan.
T: Mengapa Donald Trump mengkritik kepemimpinan Inggris?
J: Trump mengkritik Perdana Menteri Keir Starmer karena awalnya tidak memberikan dukungan militer untuk serangan AS terhadap Iran, yang ia pandang sebagai pelemahan aliansi tradisional mereka.
T: Bagaimana pemerintah Inggris membenarkan keputusannya?
J: Pemerintah Inggris menyatakan keputusan itu dibuat demi kepentingan nasional Inggris. Seorang menteri senior juga merujuk pada pelajaran dari perang Irak 2003, menekankan perlunya keselarasan internasional dan dasar hukum yang tepat.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.