TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 02, 2026
2 min read
11

Donald Trump menyatakan kekecewaannya terhadap Perdana Menteri Inggris Keir Starmer terkait penggunaan pangkalan udara Diego Garcia. Mantan presiden AS itu menyatakan bahwa penolakan awal Starmer untuk mengizinkan serangan AS terhadap Iran dari pangkalan tersebut merupakan masalah yang signifikan.

Menurut laporan dari The Daily Telegraph, pemerintah Inggris awalnya menolak izin AS untuk melakukan serangan udara dari pangkalan-pangkalan miliknya. Perdana Menteri Starmer kemudian membatalkan keputusan ini, mengizinkan penggunaan pangkalan-pangkalan tersebut untuk setiap "serangan defensif" terhadap target Iran. Trump berkomentar bahwa pembatalan tersebut memakan waktu "terlalu lama," menyoroti titik gesekan yang jarang terjadi dalam hubungan diplomatik.
Gesekan geopolitik antara AS dan Inggris ini dapat menimbulkan ketidakpastian di pasar keuangan. Setiap pelemahan yang dirasakan dalam hubungan khusus ini dapat memengaruhi pasar mata uang, terutama pasangan GBP/USD. Selain itu, ketegangan yang meningkat yang melibatkan Iran sering kali menyebabkan volatilitas harga minyak global, karena para pedagang menilai risiko gangguan pasokan di Timur Tengah.
Insiden ini menggarisbawahi potensi pergeseran dalam kebijakan luar negeri Inggris dan koordinasinya dengan Amerika Serikat. Investor akan memantau dengan cermat komunikasi diplomatik dan setiap pengerahan militer lebih lanjut di wilayah tersebut. Risiko utama bagi pasar tetaplah potensi eskalasi konflik, yang secara langsung akan memengaruhi harga energi dan sentimen investor.
T: Mengapa Donald Trump kecewa dengan Keir Starmer?
J: Starmer awalnya memblokir AS untuk menggunakan pangkalan udara Diego Garcia untuk potensi serangan terhadap Iran, sebuah keputusan yang menurut Trump terlalu lama untuk dibatalkan.
T: Apakah pemerintah Inggris mengubah posisinya?
J: Ya, Perdana Menteri Starmer kemudian menyetujui penggunaan pangkalan-pangkalan Inggris untuk setiap "serangan defensif" yang mungkin dilakukan AS terhadap target Iran.
Sumber: Reuters via Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait