Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
May 01, 2026
2 min read
21

Tether, penerbit stablecoin USDT, secara signifikan mengurangi pembelian emas untuk cadangannya pada kuartal pertama tahun ini. Laporan terbaru perusahaan menunjukkan akuisisi sekitar 6 metrik ton, penurunan tajam dari 27 ton yang dibeli pada kuartal terakhir tahun 2023.
Hingga akhir Maret, cadangan Tether yang mendukung USDT mencakup emas senilai $19,8 miliar, yang merupakan sekitar 10% dari total cadangan. Portofolio tersebut tetap sangat didominasi oleh Surat Utang Negara AS (U.S. Treasury Bills), dengan kepemilikan senilai $117 miliar. Selain itu, cadangan tersebut mencakup $7 miliar dalam Bitcoin.
Pergeseran strategis dalam akumulasi emas ini dapat memengaruhi persepsi pasar terhadap diversifikasi cadangan stablecoin. Dengan total gabungan 154 metrik ton emas yang mendukung token USDT dan XAUT-nya, kepemilikan Tether sebanding dengan bank sentral 20 teratas, memposisikannya sebagai entitas penting di pasar logam mulia.
Laju akuisisi emas yang melambat menunjukkan potensi penyesuaian strategis oleh Tether. Investor dan analis pasar akan memantau dengan cermat laporan triwulanan perusahaan berikutnya untuk menentukan apakah ini merupakan tren yang berkelanjutan dan untuk menilai dampak jangka panjangnya terhadap stabilitas dan komposisi cadangannya.
T: Berapa banyak emas yang dibeli Tether pada kuartal pertama?
J: Tether menambahkan sekitar 6 metrik ton emas ke cadangannya pada Q1, turun dari 27 ton pada kuartal sebelumnya.
T: Apa aset utama dalam cadangan USDT Tether?
J: Mayoritas cadangan USDT terdiri dari Surat Utang Negara AS (U.S. Treasury Bills), senilai $117 miliar hingga akhir Maret.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.