TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 05, 2026
2 min read
4

Futures saham AS sebagian besar tidak berubah karena investor memproses berbagai laporan pendapatan perusahaan. Saham teknologi utama seperti Alphabet dan Qualcomm menghadapi tekanan ke bawah, sementara merek konsumen seperti Tapestry dan Hershey menunjukkan kekuatan yang signifikan.
Fokus pasar tetap pada hasil keuangan triwulanan, dengan perhatian signifikan pada belanja modal terkait AI. Saham Alphabet turun 4,6% meskipun pendapatannya kuat karena proyeksi peningkatan capex yang substansial. Demikian pula, Qualcomm anjlok 11% setelah memperingatkan kendala pasokan memori di seluruh industri yang akan memengaruhi kuartal berikutnya.
Sektor teknologi menunjukkan tanda-tanda kelemahan, yang disorot oleh kinerja Alphabet dan Qualcomm. Sebaliknya, sektor barang mewah dan kebutuhan pokok konsumen berkinerja baik. Saham Tapestry naik 7,3% berkat hasil rekor yang didorong oleh merek Coach-nya, dan Hershey naik 3,6% setelah melampaui ekspektasi pendapatan dan memberikan prospek yang cerah.
Sentimen pasar secara keseluruhan berhati-hati, menyeimbangkan hasil yang kuat dari beberapa sektor dengan kekhawatiran atas pengeluaran di masa depan dan masalah rantai pasokan di sektor teknologi. Investor akan terus memantau laporan pendapatan yang akan datang untuk arah pasar lebih lanjut dan wawasan tentang kesehatan perusahaan.
T: Mengapa saham Alphabet jatuh meskipun pendapatannya kuat?
J: Alphabet mengindikasikan bahwa mereka mungkin akan menggandakan belanja modalnya untuk membangun infrastruktur AI, yang menimbulkan kekhawatiran investor tentang biaya dan profitabilitas di masa depan.
T: Saham mana saja yang berkinerja baik dalam perdagangan pra-pasar?
J: Tapestry dan Hershey melaporkan hasil triwulanan yang kuat dan prospek positif, yang menyebabkan kenaikan signifikan pada harga saham masing-masing.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait