TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 20, 2026
2 min read
14

Mahkamah Agung AS akan mengevaluasi sejauh mana kekuasaan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) untuk memulihkan keuntungan ilegal, sebuah upaya hukum yang dikenal sebagai disgorgement. Isu utamanya adalah apakah SEC harus membuktikan bahwa korban menderita kerugian ekonomi langsung sebelum mencari sanksi finansial ini.
Kasus ini melibatkan Ongkaruck Sripetch, yang menentang perintah pengadilan untuk mengembalikan lebih dari $3 juta dari skema penipuan. Kewenangan SEC untuk mencari disgorgement tidak diperdebatkan, tetapi pengadilan tingkat bawah terpecah mengenai persyaratan untuk menunjukkan kerugian korban. Alat penegakan hukum ini signifikan; SEC memperoleh sekitar $1,4 miliar melalui disgorgement pada tahun fiskal 2025 dan $6,1 miliar pada tahun sebelumnya.
Putusan ini dapat secara signifikan mengubah kemampuan penegakan hukum SEC. Jika pengadilan memihak Sripetch, mungkin akan lebih sulit bagi lembaga tersebut untuk melucuti keuntungan haram dari para pelaku kejahatan, berpotensi melemahkan pencegah utama terhadap pelanggaran keuangan. Departemen Kehakiman berpendapat bahwa disgorgement dirancang untuk menghukum pelanggar, bukan untuk mengkompensasi korban.
Keputusan Mahkamah Agung akan menyelesaikan perpecahan hukum yang krusial dan memperjelas masa depan strategi penegakan hukum SEC. Hasil ini akan secara langsung memengaruhi bagaimana kasus penipuan keuangan ditindaklanjuti dan sanksi yang dapat dikenakan pada Wall Street.
T: Apa itu disgorgement SEC?
J: Ini adalah upaya hukum yang memaksa individu atau perusahaan untuk menyerahkan keuntungan yang diperoleh dari aktivitas terlarang, seperti penipuan sekuritas.
T: Apa pertanyaan hukum inti dalam kasus ini?
J: Pengadilan harus memutuskan apakah SEC perlu menunjukkan bahwa investor mengalami kerugian finansial tertentu untuk menggunakan kekuasaan disgorgement-nya.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.