TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
3月 20, 2026
2 min read
4

Saham Super Micro anjlok tajam setelah jaksa AS mendakwa tiga individu, termasuk salah satu pendiri, dengan skema penyelundupan teknologi AI secara ilegal ke Tiongkok. Saham perusahaan tersebut turun 27% dalam perdagangan prapasar, mewakili potensi kerugian hampir $5 miliar dalam kapitalisasi pasar.
Departemen Kehakiman menuduh adanya rencana untuk mengekspor setidaknya $2,5 miliar teknologi AI AS. Dakwaan tersebut menyatakan bahwa server buatan AS dikirim melalui Taiwan dan negara-negara lain sebelum dikemas ulang dan dikirim ke Tiongkok, melanggar kontrol ekspor AS yang ditetapkan pada tahun 2022.
Meskipun Super Micro sendiri tidak disebutkan sebagai terdakwa dan telah bekerja sama dengan penyelidik, berita ini telah berdampak signifikan terhadap kepercayaan investor. Perusahaan mengonfirmasi telah menonaktifkan karyawan yang terlibat. Peristiwa ini menambah tekanan pada saham, yang sebelumnya mencapai puncak valuasi $67 miliar pada tahun 2024 karena melonjaknya permintaan AI.
Pasar akan memantau dengan cermat proses hukum. Fokus investor akan tertuju pada kemampuan Super Micro untuk menjauhkan diri dari insiden tersebut dan mempertahankan posisinya di pasar server AI yang kompetitif di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung terkait ekspor teknologi.
T: Apakah Super Micro didakwa sebagai perusahaan?
J: Tidak, Departemen Kehakiman AS tidak menyebut Super Micro sebagai terdakwa. Dakwaan tersebut ditujukan kepada tiga individu yang terkait dengan perusahaan.
T: Apa dampak langsung terhadap saham Super Micro?
J: Saham perusahaan turun 27% dalam perdagangan prapasar setelah pengumuman tersebut.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait