TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 06, 2026
2 min read
2

Saham produsen mobil Stellantis yang terdaftar di Milan dihentikan perdagangannya menyusul penurunan tajam sebesar 14,4%. Penangguhan ini terjadi setelah perusahaan mengumumkan beban keuangan signifikan terkait strategi kendaraan listriknya yang direvisi.
Stellantis mengungkapkan telah membukukan beban sekitar 22,2 miliar euro, setara dengan $26,5 miliar, untuk paruh kedua tahun 2025. Penurunan nilai ini adalah hasil langsung dari perusahaan yang mengurangi rencana pengembangannya untuk kendaraan listrik. Perusahaan juga memproyeksikan kerugian awal antara 19 miliar dan 21 miliar euro untuk periode yang sama.
Sebelum penangguhan, data LSEG menunjukkan saham mengarah ke penurunan 55,8%. Sebagai pukulan lebih lanjut bagi investor, Stellantis mengonfirmasi bahwa mereka tidak akan membayar dividen tahun ini, mencerminkan tekanan keuangan dari perubahan strategis ini dan proyeksi kerugian.
Pasar kini memantau dengan cermat komunikasi lebih lanjut dari Stellantis mengenai strategi EV jangka panjang dan rencana pemulihan keuangannya. Penurunan nilai yang signifikan ini menandakan perubahan besar dalam pendekatan industri otomotif terhadap elektrifikasi.
T: Mengapa saham Stellantis dihentikan?
J: Perdagangan dihentikan setelah harga saham anjlok tajam menyusul pengumuman beban 22,2 miliar euro terkait rencana kendaraan listrik yang direvisi dan proyeksi kerugian.
T: Apakah Stellantis akan membayar dividen tahun ini?
J: Tidak, perusahaan mengumumkan tidak akan membayar dividen tahun ini karena proyeksi kerugian keuangan yang signifikan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait