TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 12, 2026
2 min read
7

Saham SoftBank Group (TYO:9984) mengalami penurunan 4%, jatuh ke 3.727 yen, menyusul pengumuman bahwa afiliasi pembayaran digitalnya, PayPay, menetapkan harga penawaran umum perdana (IPO) AS di bawah target awal. Penawaran ditetapkan pada $16 per American depositary share (ADS), lebih rendah dari kisaran yang sebelumnya dipasarkan yaitu $17 hingga $20.
IPO tersebut berhasil mengumpulkan sekitar $880 juta dari penjualan sekitar 55 juta ADS. Dari jumlah tersebut, PayPay menerbitkan sekitar 31,05 juta ADS, sementara entitas yang dikendalikan SoftBank menjual sisa 23,93 juta. Saham tersebut dijadwalkan mulai diperdagangkan di Nasdaq Global Select Market dengan kode “PAYP” pada 12 Maret, dengan kesepakatan diperkirakan akan ditutup pada 13 Maret.
Penetapan harga yang lebih rendah dari perkiraan mencerminkan sentimen investor yang hati-hati di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung dan volatilitas pasar yang signifikan. Lingkungan ini telah mengurangi minat investor terhadap pencatatan publik baru, memengaruhi valuasi perusahaan yang memasuki pasar.
Valuasi IPO PayPay yang lebih rendah secara langsung memengaruhi harga saham SoftBank, menyoroti kekhawatiran investor tentang profitabilitas perusahaan portofolionya dalam iklim ekonomi saat ini. Pasar akan memantau dengan cermat kinerja perdagangan PAYP pasca-debut sebagai indikator kunci untuk IPO teknologi di masa depan.
T: Mengapa harga saham SoftBank turun?
J: Saham tersebut turun setelah afiliasinya, PayPay, menetapkan harga IPO AS-nya sebesar $16 per saham, yang berada di bawah kisaran target $17 hingga $20.
T: Berapa banyak dana yang berhasil dikumpulkan PayPay dalam IPO-nya?
J: IPO tersebut mengumpulkan sekitar $880 juta melalui penjualan sekitar 55 juta American depositary shares.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait