TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 02 04, 2026
2 min read
3

Penjualan besar-besaran utang perangkat lunak telah memindahkan lebih dari $17,7 miliar pinjaman perusahaan teknologi AS ke kategori tertekan dalam empat minggu terakhir. Lonjakan ini membawa total utang teknologi tertekan menjadi sekitar $46,9 miliar, tertinggi sejak Oktober 2022.
Peristiwa ini, yang disebut "SaaSpocalypse," terutama memengaruhi perusahaan software-as-a-service (SaaS). Sektor ini dipandang rentan terhadap gangguan dari kecerdasan buatan, yang semakin banyak menangani tugas-tugas seperti pengkodean dan analisis data. Perusahaan yang terkena dampak termasuk FinThrive dan Perforce Software. Perusahaan lain, seperti Dayforce dan Calabrio, mendekati tingkat tertekan.
Pinjaman tertekan didefinisikan sebagai pinjaman yang diperdagangkan dengan imbal hasil lebih dari 10 poin persentase di atas patokan Secured Overnight Financing Rate. Perusahaan dengan utang pada tingkat ini sering kesulitan mengakses pasar utang tradisional, menandakan tekanan keuangan yang signifikan dan kekhawatiran investor.
Penetapan harga ulang utang SaaS yang cepat menyoroti meningkatnya kecemasan pasar tentang kelangsungan jangka panjang beberapa model bisnis perangkat lunak di era AI. Kemampuan perusahaan-perusahaan ini untuk mengelola pinjaman berdaya ungkit mereka akan menjadi indikator kunci bagi kesehatan keuangan sektor teknologi.
T: Apa yang menyebabkan penjualan utang SaaS?
J: Pendorong utamanya adalah kekhawatiran terhadap kecerdasan buatan yang mengganggu industri SaaS dengan mengotomatiskan tugas-tugas inti, berpotensi mengurangi nilai layanan perangkat lunak yang ada.
T: Perusahaan mana saja yang terkena dampak?
J: Perusahaan seperti FinThrive, Perforce Software, dan Precisely telah melihat utang mereka jatuh ke kategori tertekan, sementara perusahaan lain seperti Dayforce dan Calabrio juga menghadapi tekanan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

05 Thg 02 2026
Cook The Fed: Kredibilitas Inflasi Prioritas Utama

05 Thg 02 2026
Trump Menarik Diri dari Tinjauan Merger Warner Bros.