TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 03, 2026
2 min read
4

Rolls-Royce secara terbuka membela kenaikan harga mesinnya baru-baru ini, mengaitkannya dengan gangguan rantai pasokan yang signifikan dan ketidakstabilan geopolitik. Tanggapan ini muncul setelah kritik tajam dari Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), yang menuduh produsen mesin mengambil keuntungan dari masalah pemeliharaan dan daya tahan yang sedang berlangsung.
Pada Singapore Airshow, Rob Watson, presiden divisi kedirgantaraan sipil Rolls-Royce, menyatakan bahwa penyesuaian harga adalah cerminan langsung dari kenaikan biaya. Hal ini membantah klaim yang dibuat oleh kepala IATA, Willie Walsh, yang berpendapat bahwa maskapai penerbangan menghadapi biaya perbaikan yang lebih tinggi secara keseluruhan meskipun kinerja mesin kurang optimal. Watson menekankan bahwa perubahan harga adalah fungsi dari biaya, bukan upaya untuk mengambil keuntungan dari tantangan pasar.
Perselisihan ini menyoroti tekanan finansial pada maskapai penerbangan dan produsen di sektor kedirgantaraan pasca-pandemi. Meskipun Rolls-Royce sedang melanjutkan peningkatan daya tahan untuk mesin Trent XWB-nya, menjanjikan waktu operasional yang lebih lama, ketegangan yang berkelanjutan mengenai biaya pemeliharaan dapat memengaruhi pesanan pesawat dan negosiasi di masa depan. Perusahaan juga menyatakan keselarasan dengan Airbus mengenai potensi model pesawat masa depan, seperti A350 yang diperluas, yang akan membutuhkan pengembangan mesin yang signifikan.
Sementara Rolls-Royce berupaya meningkatkan kinerja mesin, perdebatan mengenai penetapan harga menggarisbawahi tantangan rantai pasokan yang terus-menerus memengaruhi industri penerbangan global. Penyelesaian sengketa terkait biaya ini akan menjadi faktor kunci bagi stabilitas operasional maskapai penerbangan dan profitabilitas produsen di masa mendatang.
T: Mengapa Rolls-Royce menaikkan harga mesinnya?
J: Rolls-Royce menyatakan kenaikan harga mencerminkan biaya yang lebih tinggi yang didorong oleh gangguan rantai pasokan dan ketidakstabilan geopolitik setelah pandemi COVID-19.
T: Apa keluhan utama dari maskapai penerbangan?
J: Maskapai penerbangan, yang diwakili oleh IATA, menuduh produsen mesin menaikkan harga perbaikan secara tidak adil sementara mesin baru mengalami masalah daya tahan dan pemeliharaan.
Sumber: investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait