TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 03, 2026
2 min read
3

Futures saham AS menunjukkan sinyal beragam saat investor memproses gelombang baru laporan keuangan perusahaan, mengungkapkan jalur yang berbeda untuk perusahaan-perusahaan besar di sektor teknologi dan farmasi.
Sektor teknologi menunjukkan kekuatan yang signifikan. Saham Palantir Technologies (PLTR) melonjak 11% setelah grup analisis data tersebut membukukan pendapatan rekor yang didorong oleh tingginya permintaan akan alat-alat yang ditingkatkan AI-nya. Demikian pula, pembuat peralatan pengujian chip Teradyne (TER) melonjak 20% setelah memproyeksikan pendapatan dan laba di atas perkiraan.
Sebaliknya, industri farmasi menghadapi tantangan. Saham Merck & Company (MRK) turun 1% menyusul panduan tahun 2026 yang mengecewakan, sementara Pfizer (PFE) turun 2,2% setelah melaporkan penurunan pendapatan kuartal keempat secara tahunan di tengah penurunan penjualan produk COVID-19.
Perusahaan lain yang mencatat kenaikan signifikan termasuk Marathon Petroleum (MPC), naik 4,1% setelah melampaui perkiraan laba, dan grup mode mewah Capri Holdings (CPRI), yang naik 1,8% berkat hasil yang lebih baik dari perkiraan. Laporan keuangan individual ini mendorong volatilitas saham tertentu.
Kinerja perusahaan adalah pendorong utama pasar, dengan saham teknologi terkait AI menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Sementara itu, raksasa farmasi yang sudah mapan menghadapi tantangan dari berakhirnya paten dan pergeseran permintaan produk, yang memengaruhi sentimen investor di sektor perawatan kesehatan.
Q: Mengapa saham Palantir melonjak?
A: Palantir melaporkan pendapatan kuartalan rekor, didukung oleh tingginya permintaan akan alat-alat yang ditingkatkan AI-nya dari pelanggan pemerintah dan korporasi.
Q: Apa yang menyebabkan saham Merck dan Pfizer jatuh?
A: Merck mengeluarkan panduan tahun 2026 yang mengecewakan, sementara Pfizer melaporkan penurunan pendapatan kuartalan karena penurunan penjualan produk COVID-19 dan berakhirnya paten yang signifikan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait