Repsol, Maurel & Prom Mengajukan Lisensi AS untuk Minyak Venezuela

User profile image

TrustFinance Global Insights

1월 15, 2026

2 min read

1

Repsol, Maurel & Prom Mengajukan Lisensi AS untuk Minyak Venezuela

Perusahaan Eropa Mengejar Ekspor Minyak Venezuela

Repsol dari Spanyol dan Maurel & Prom dari Prancis telah mengajukan izin dari Amerika Serikat untuk mengekspor minyak mentah dari Venezuela. Tindakan ini menyusul periode di mana ekspor semacam itu ditangguhkan, menandakan potensi pembukaan kembali jalur perdagangan bagi mitra Eropa dari perusahaan milik negara PDVSA.

Tinjauan Situasi

Perusahaan-perusahaan tersebut meminta persyaratan serupa dengan perjanjian sebelumnya yang memungkinkan mereka menerima minyak Venezuela sebagai bagian dari mekanisme pemulihan utang. Pengaturan ini dihentikan ketika pemerintahan AS sebelumnya menangguhkan izin tersebut pada kuartal kedua tahun lalu. Permintaan ini muncul setelah perwakilan Repsol menghadiri pertemuan di Gedung Putih di mana investasi di Venezuela dibahas.

Implikasi Pasar dan Ekonomi Potensial

Jika pemerintah AS memberikan izin ini, hal itu dapat memungkinkan kembalinya minyak mentah Venezuela secara terukur ke pasar global, terutama menguntungkan kilang-kilang Eropa. Perkembangan ini dapat memengaruhi dinamika pasokan minyak regional dan menyediakan jalur bagi perusahaan untuk memulihkan utang yang belum terbayar dari Venezuela dengan menukarkan minyak dengan pasokan bahan bakar.

Ringkasan dan Prospek

Hasil dari aplikasi ini bergantung pada kebijakan pemerintahan AS saat ini terhadap Venezuela. Keputusan positif dapat menetapkan kerangka kerja bagi perusahaan energi internasional lainnya yang memiliki hubungan dengan negara tersebut. Pelaku pasar akan mengamati setiap perubahan kebijakan yang dapat memengaruhi perdagangan minyak global dan penegakan sanksi.

FAQ

T: Perusahaan mana saja yang mengajukan izin AS?
J: Perusahaan utama yang disebutkan adalah Repsol dari Spanyol dan Maurel & Prom dari Prancis.

T: Apa tujuan dari izin yang diminta?
J: Izin tersebut akan memungkinkan perusahaan untuk mengekspor minyak Venezuela guna memulihkan utang yang belum terbayar, sebuah praktik yang ditangguhkan oleh pemerintahan AS sebelumnya.

Sumber: Reuters via Investing.com

Ditulis oleh

User profile image

TrustFinance Global Insights

AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.