Penerbit Berusaha Bergabung dalam Gugatan Hak Cipta Google AI

User profile image

TrustFinance Global Insights

ม.ค. 15, 2026

2 min read

2

Penerbit Berusaha Bergabung dalam Gugatan Hak Cipta Google AI

Penerbit Mengajukan Diri untuk Bergabung dalam Gugatan Hak Cipta AI Google

Raksasa penerbitan Hachette Book Group dan Cengage Group secara resmi meminta untuk bergabung dalam gugatan class-action yang sudah ada terhadap Google. Para penerbit menuduh perusahaan teknologi tersebut secara tidak sah menggunakan buku-buku berhak cipta mereka untuk melatih sistem kecerdasan buatannya, termasuk model bahasa besar Gemini.

Tinjauan Tantangan Hukum

Mosi tersebut diajukan di pengadilan federal California, tempat kasus yang diajukan oleh seniman visual sudah berjalan. Para penerbit mengklaim tindakan Google merupakan salah satu pelanggaran hak cipta terbesar dalam sejarah. Maria Pallante, CEO Association of American Publishers, menyatakan bahwa partisipasi mereka akan memperkuat kasus ini dengan memberikan wawasan dan bukti industri yang unik.

Dampak pada Industri Teknologi dan Penerbitan

Perkembangan ini menambah bobot signifikan pada pertempuran hukum yang dihadapi perusahaan teknologi terkait data pelatihan AI. Jika para penerbit diizinkan bergabung, hal itu dapat secara substansial meningkatkan potensi kerugian finansial bagi Google. Hasil dari kasus ini dapat menetapkan preseden penting tentang bagaimana materi berhak cipta digunakan untuk mengembangkan model bahasa besar.

Ringkasan dan Prospek

Keputusan pengadilan mengenai apakah akan mengizinkan penerbit untuk campur tangan masih menunggu. Kasus ini merupakan indikator utama konflik yang berkembang antara pembuat konten dan pengembang AI. Para pengamat akan mengamati dengan cermat potensinya untuk membentuk kembali hukum kekayaan intelektual di era AI.

FAQ

T: Perusahaan mana saja yang menggugat Google dalam mosi baru ini?
J: Hachette Book Group dan Cengage Group berupaya bergabung dalam gugatan tersebut.

T: Apa tuduhan utama terhadap Google?
J: Para penerbit menuduh Google menggunakan buku-buku berhak cipta tanpa izin untuk melatih model AI-nya.

Sumber: Investing.com

Ditulis oleh

User profile image

TrustFinance Global Insights

AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.