Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
4月 13, 2026
2 min read
33

Saham Replimune Group anjlok hampir 60% dalam perdagangan prapasar pada hari Senin. Penurunan tajam ini menyusul dikeluarkannya Surat Tanggapan Lengkap (Complete Response Letter) kedua oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (U.S. Food and Drug Administration) untuk obat melanoma stadium lanjut perusahaan, RP1.
Keputusan FDA menandai kedua kalinya mereka menolak untuk menyetujui RP1, terapi virus onkolitik yang dirancang untuk digunakan dalam kombinasi dengan nivolumab. Surat dari badan regulasi tersebut menunjukkan bahwa aplikasi tidak dapat disetujui dalam bentuknya saat ini, menciptakan ketidakpastian yang signifikan untuk jadwal pengembangan obat tersebut.
Respons pasar sangat cepat dan parah. Pada pukul 05:10 ET, saham Replimune telah jatuh lebih dari 57% dalam perdagangan prapasar. Penjualan besar-besaran ini mencerminkan hilangnya kepercayaan investor yang besar terhadap prospek persetujuan terapi tersebut dan telah menyebabkan penurunan peringkat saham berikutnya dari para analis.
Masa depan RP1 kini bergantung pada kemampuan Replimune untuk mengatasi kekhawatiran yang diajukan oleh FDA secara memadai. Perusahaan belum merinci langkah selanjutnya, tetapi investor akan memantau dengan cermat rencana strategis untuk mengatasi hambatan regulasi yang signifikan ini.
Q: Mengapa harga saham Replimune turun?
A: Saham tersebut turun setelah FDA AS menolak obat melanomanya, RP1, untuk kedua kalinya, dengan mengeluarkan Surat Tanggapan Lengkap.
Q: Apa itu RP1?
A: RP1 adalah terapi virus onkolitik investigasi yang dikembangkan oleh Replimune untuk mengobati melanoma stadium lanjut dalam kombinasi dengan obat lain.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.