Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mac 19, 2026
2 min read
37

Bank of America melaporkan bahwa QatarEnergy sedang mempertimbangkan *force majeure* atas 17% kapasitas gas alam cairnya. Pertimbangan ini menyusul serangan Iran yang telah berdampak pada Kompleks Kota Industri Ras Laffan yang krusial.
Gangguan ini berpotensi menghilangkan lebih dari 1,7 miliar kaki kubik gas alam per hari dari pasar. Fasilitas Ras Laffan Qatar adalah pemasok global utama, bertanggung jawab atas sekitar 20% pasokan gas alam di atas air dunia dengan total kapasitas melebihi 10 miliar kaki kubik per hari.
Perkembangan ini dapat memperketat pasar gas global secara signifikan setelah gangguan pengiriman saat ini di Selat Hormuz teratasi. Menurut Bank of America, situasi ini menghilangkan kekhawatiran utama bagi harga Henry Hub AS, yang sebelumnya terancam oleh rencana ekspansi Qatar. Produsen AS dengan eksposur terkait LNG, seperti APA Corp dan EOG Resources, diperkirakan akan diuntungkan.
Potensi pengurangan pasokan Qatar dalam jangka panjang menghidupkan kembali prospek *bullish* untuk gas alam AS. Namun, risiko tetap ada, termasuk waktu pertumbuhan produksi domestik sehubungan dengan fasilitas LNG AS baru yang akan beroperasi.
T: Fasilitas mana yang terdampak?
J: Kompleks Kota Industri Ras Laffan di Qatar.
T: Berapa banyak kapasitas LNG yang terdampak?
J: Sekitar 17%, setara dengan lebih dari 1,7 miliar kaki kubik per hari.
T: Perusahaan AS mana yang mungkin diuntungkan?
J: Bank of America mengidentifikasi APA Corp dan EOG Resources sebagai calon penerima manfaat.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.