Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 14, 2026
2 min read
40

Registrasi kendaraan listrik global mencatat pertumbuhan tahun-ke-tahun pertamanya di tahun 2024 pada bulan Maret, naik 3% menjadi lebih dari 1,7 juta unit. Peningkatan ini terutama didorong oleh penjualan yang memecahkan rekor di Eropa karena konsumen bereaksi terhadap kenaikan harga bensin, menurut data dari Benchmark Mineral Intelligence.
Eropa mengalami lonjakan signifikan 37% dalam registrasi EV, mencapai rekor bulanan tertinggi sepanjang masa yaitu hampir 540.000 kendaraan. Analis mengaitkan lonjakan ini secara langsung dengan kenaikan biaya bahan bakar menyusul gangguan pasokan minyak global. Sebaliknya, pasar-pasar utama lainnya mengalami penurunan berkelanjutan, meskipun tren negatif tersebut mulai melambat.
Registrasi EV Tiongkok turun 14% menjadi lebih dari 850.000 kendaraan setelah pemerintah mengakhiri insentif pembelian utama. Amerika Utara mencatat penurunan 30% menjadi 121.500 kendaraan, menandai penurunan bulanan keenam berturut-turut sejak kredit pajak federal berakhir. Data tersebut menyoroti bagaimana perilaku konsumen sangat dipengaruhi oleh biaya bahan bakar langsung dan kebijakan pemerintah.
Tren ini menunjukkan bahwa harga bahan bakar fosil yang tinggi adalah katalisator kuat untuk adopsi EV. Namun, perbedaan kinerja penjualan antara Eropa, Tiongkok, dan Amerika Utara menggarisbawahi peran penting kondisi ekonomi regional dan subsidi pemerintah dalam membentuk laju transisi energi bersih di sektor otomotif.
T: Mengapa penjualan EV Eropa mencapai rekor pada bulan Maret?
J: Pendorong utamanya adalah kenaikan tajam harga bensin, yang menjadikan kendaraan listrik pilihan yang lebih menarik secara ekonomi bagi konsumen.
T: Pasar-pasar utama mana yang mengalami penurunan penjualan EV?
J: Baik Tiongkok maupun Amerika Utara mengalami penurunan tahun-ke-tahun, sebagian besar karena berakhirnya subsidi pemerintah dan kredit pajak untuk pembelian EV baru-baru ini.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.