Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
4월 16, 2026
2 min read
33

Pernod Ricard mengumumkan kinerja penjualan yang lebih kuat dari perkiraan untuk kuartal ketiganya, melaporkan peningkatan 0,1% secara like-for-like. Namun, perusahaan mengeluarkan peringatan mengenai prospek setahun penuhnya, menyebutkan ketegangan geopolitik yang memengaruhi bisnis ritel perjalanan mereka.
Untuk tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret, kelompok minuman beralkohol ini membukukan penjualan sebesar 1,95 miliar euro, melampaui ekspektasi analis yang memperkirakan penurunan 0,7%. Ini menandai peningkatan dari kontraksi 5% yang terlihat pada kuartal kedua. Pemulihan ini didukung oleh kinerja yang lebih baik di pasar India dan pemulihan di ritel perjalanan global, yang membantu mengimbangi permintaan konsumen yang masih lemah di Amerika Serikat dan Tiongkok.
Meskipun ada pemulihan di Q3, Pernod Ricard memperingatkan bahwa konflik di Timur Tengah akan berdampak negatif pada pariwisata dan sektor ritel perjalanan yang krusial bagi mereka. Ke depan, perusahaan memproyeksikan potensi penurunan penjualan bersih organik antara 3% dan 4% untuk tahun fiskal 2026. Perusahaan menegaskan kembali panduan jangka panjangnya, menargetkan pertumbuhan penjualan antara 3% dan 6% dari tahun fiskal 2027 hingga 2029.
Perusahaan menyajikan prospek yang beragam dengan ketahanan jangka pendek namun kehati-hatian jangka menengah. Investor akan memantau dengan cermat kinerja segmen ritel perjalanan dan tanda-tanda pemulihan permintaan di pasar utama AS dan Tiongkok untuk mengukur kinerja di masa depan.
T: Berapa angka penjualan Q3 Pernod Ricard?
J: Perusahaan melaporkan penjualan sebesar 1,95 miliar euro, mewakili peningkatan 0,1% secara like-for-like untuk kuartal ketiga.
T: Mengapa Pernod Ricard mengeluarkan peringatan tentang penjualan di masa depan?
J: Perusahaan memperingatkan bahwa konflik regional akan berdampak negatif pada bisnis ritel perjalanannya, memengaruhi penjualan setahun penuh dan menyebabkan proyeksi penurunan pada tahun fiskal 2026.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.