TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 02, 2026
2 min read
3

Harga minyak mengalami penurunan signifikan lebih dari 3% selama sesi perdagangan Asia. Kontrak berjangka minyak mentah Brent untuk pengiriman April khususnya anjlok 3,3% menjadi $67,07 per barel. Penurunan tajam ini disebabkan oleh kombinasi perkembangan geopolitik, aksi ambil untung (profit-taking), dan keputusan penting dari OPEC+.
Katalis utama penurunan harga adalah berita tentang potensi de-eskalasi antara Amerika Serikat dan Iran. Laporan menunjukkan bahwa kedua negara terlibat dalam pembicaraan serius, sebuah perkembangan yang secara substansial meredakan kekhawatiran pasar akan konflik yang dapat mengganggu pasokan minyak penting dari Timur Tengah. Ini mengurangi premi risiko geopolitik yang telah diperhitungkan dalam harga minyak mentah.
Menambah sentimen pasar, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, OPEC+, mengakhiri pertemuan akhir pekannya dengan memutuskan untuk mempertahankan tingkat produksi untuk bulan Maret tidak berubah. Langkah ini secara luas telah diantisipasi oleh para analis dan menegaskan kembali keputusan kartel untuk menghentikan peningkatan produksi lebih lanjut.
Meredanya ketegangan geopolitik mendorong para pedagang untuk mengunci keuntungan (profit-taking), terutama setelah harga minyak melonjak mendekati level tertinggi enam bulan pada minggu sebelumnya. Aktivitas ambil untung ini mempercepat momentum penurunan.
Selain itu, pemulihan dolar AS memberikan tekanan tambahan pada harga minyak mentah. Dolar yang lebih kuat membuat komoditas berdenominasi dolar seperti minyak menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain, yang dapat berdampak negatif pada permintaan.
Sebagai kesimpulan, penurunan tajam harga minyak mencerminkan pasar yang kembali fokus dari risiko geopolitik ke fundamental penawaran dan permintaan. Meskipun keputusan OPEC+ memberikan tingkat stabilitas di sisi pasokan, potensi berkurangnya ketegangan AS-Iran telah menghilangkan pendorong signifikan dari kenaikan harga baru-baru ini. Pelaku pasar sekarang akan memantau dengan cermat kemajuan pembicaraan diplomatik dan data ekonomi global untuk arah harga di masa depan.
T: Mengapa harga minyak anjlok tajam?
J: Harga turun terutama karena laporan pembicaraan diplomatik antara AS dan Iran, yang menurunkan premi risiko geopolitik. Ini diperparah oleh keputusan OPEC+ untuk mempertahankan produksi stabil dan penguatan dolar AS.
T: Apa keputusan OPEC+?
J: OPEC+ memutuskan untuk mempertahankan kuota produksi minyaknya tidak berubah untuk bulan mendatang, melanjutkan kebijakannya untuk tidak meningkatkan produksi lebih lanjut saat ini.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait