TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Feb 02, 2026
2 min read
3

Sebagian besar mata uang Asia diperdagangkan dalam kisaran sempit karena dolar AS menguat menyusul nominasi Presiden Trump untuk ketua Federal Reserve berikutnya. Yen Jepang melemah secara signifikan setelah komentar dari Perdana Menteri Sanae Takaichi tampaknya meremehkan potensi intervensi mata uang.
Indeks dolar menguat setelah mantan gubernur Fed Kevin Warsh dinominasikan untuk memimpin bank sentral. Pasar memandang Warsh sebagai kritikus terhadap aktivitas pembelian aset Fed, menunjukkan potensi kebijakan jangka panjang yang kurang dovish. Sementara itu, pasangan USD/JPY naik, diperdagangkan di atas level 155 yen karena pernyataan Takaichi menyoroti manfaat mata uang yang lebih lemah bagi eksportir, berlawanan dengan peringatan baru-baru ini terhadap pelemahan yang berkepanjangan.
Pasar Asia yang lebih luas menunjukkan pergerakan terbatas karena investor menantikan sinyal lebih lanjut, termasuk pertemuan Reserve Bank of Australia dan data penggajian utama AS. Dolar Australia turun 0,2%, sementara won Korea Selatan melemah karena arus keluar dari pasar ekuitas lokal. Mata uang regional lainnya seperti yuan Tiongkok dan dolar Singapura sebagian besar datar.
Fokus pasar akan tetap pada proses konfirmasi untuk ketua Fed yang baru dan data ekonomi yang akan datang. Lintasan yen akan sangat terkait dengan sinyal lebih lanjut mengenai intervensi mata uang dari pejabat Jepang, sementara mata uang Asia lainnya menantikan katalis domestik dan internasional yang lebih jelas.
T: Mengapa dolar AS menguat?
J: Dolar naik setelah Donald Trump menominasikan Kevin Warsh sebagai ketua Fed, yang dipandang berpotensi kurang dovish dalam kebijakan moneter jangka panjang dibandingkan pendahulunya.
T: Apa yang menyebabkan yen Jepang melemah?
J: Yen melemah setelah komentar Perdana Menteri Sanae Takaichi mengurangi ekspektasi pasar untuk intervensi pemerintah segera guna mendukung mata uang tersebut.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait