TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 03 04, 2026
2 min read
31

Harga minyak melanjutkan kenaikan tajamnya dalam perdagangan Asia, dengan harga berjangka minyak mentah Brent naik 1% menjadi $82,21 per barel dan West Texas Intermediate naik 0,7% menjadi $75,07. Kenaikan ini menyusul lonjakan hampir 5% pada sesi sebelumnya.
Pendorong utamanya adalah konflik militer yang meningkat di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, yang telah meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan global yang signifikan.
Ketegangan telah meningkat menyusul serangan militer baru-baru ini, yang menyebabkan Iran mengeluarkan ancaman terhadap operator pelayaran global di Selat Hormuz. Jalur air sempit ini merupakan arteri penting bagi pasar energi, menangani sekitar seperlima dari pengiriman minyak global.
Potensi gangguan ini telah menyuntikkan premi risiko yang signifikan ke harga minyak, dengan laporan yang menunjukkan bahwa produsen utama Irak telah mulai menghentikan sebagian produksi di ladang minyak utama.
Pasar tetap bergejolak, dengan harga sedikit menarik diri dari level tertinggi sebelumnya. Penurunan sebagian ini terjadi setelah pemerintahan AS berjanji untuk menyediakan pengawalan angkatan laut untuk kapal-kapal komersial di wilayah tersebut jika diperlukan.
Janji jalur aman ini bertujuan untuk meredakan kekhawatiran pasar, meskipun analis mencatat bahwa implementasi jaminan tersebut akan memakan waktu dan mungkin tidak segera menyelesaikan risiko yang mendasari.
Meskipun eskalasi militer terus mendukung harga yang lebih tinggi, upaya internasional untuk mengamankan jalur pelayaran dapat membatasi kenaikan lebih lanjut. Arah pasar dalam jangka pendek akan sangat bergantung pada perkembangan nyata di Selat Hormuz dan lanskap geopolitik yang lebih luas.
Q: Mengapa harga minyak naik?
A: Harga naik karena peningkatan risiko geopolitik dari konflik antara AS, Israel, dan Iran, yang mengancam akan mengganggu pasokan minyak melalui Selat Hormuz.
Q: Apa pentingnya Selat Hormuz?
A: Ini adalah jalur air penting tempat sekitar 20% pengiriman minyak global melintas, menjadikannya titik hambatan utama bagi pasar energi internasional.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.