Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mac 02, 2026
2 min read
40

Harga minyak melonjak dalam perdagangan Asia, dengan harga minyak mentah berjangka Brent dibuka 13% lebih tinggi pada $82,0 per barel. Kenaikan ini menyusul serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang telah menyuntikkan premi risiko signifikan ke pasar dan menimbulkan kekhawatiran akan gangguan pasokan.
Tindakan militer selama akhir pekan memicu serangan rudal balasan dari Iran terhadap Israel dan beberapa negara Timur Tengah lainnya. Selain itu, Iran dilaporkan menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz, sebuah titik hambatan penting bagi pasokan minyak global.
Serangan terhadap kapal tanker menimbulkan ancaman langsung terhadap pasokan minyak, karena sekitar 20% konsumsi minyak dunia melewati Selat Hormuz. Dalam langkah yang berpotensi menstabilkan, OPEC dan sekutunya sepakat untuk meningkatkan produksi sebesar 206.000 barel per hari, yang dapat membantu mengurangi sebagian guncangan pasokan.
Dengan pejabat AS yang mengindikasikan bahwa tindakan militer akan berlanjut, pasar minyak diperkirakan akan tetap bergejolak. Investor memantau ketat konflik tersebut untuk eskalasi lebih lanjut yang dapat memengaruhi rute pelayaran utama dan keamanan energi global.
T: Mengapa harga minyak naik begitu tajam?
J: Harga naik karena premi risiko yang lebih tinggi menyusul serangan AS-Israel terhadap Iran dan serangan berikutnya terhadap kapal tanker minyak, yang mengancam keamanan pasokan.
T: Apa pentingnya Selat Hormuz?
J: Ini adalah jalur pelayaran vital tempat sekitar 20% konsumsi minyak harian dunia diangkut.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.