Loading
Komunitas
TrustFinance bukan penasihat keuangan berlisensi dan tidak berafiliasi dengan lembaga keuangan mana pun di wilayah Anda. Harap lakukan riset sendiri sebelum berinvestasi.

TrustFinance Global Insights
5月 17, 2026
1 min read
39

Harga minyak mengalami kenaikan signifikan, dengan harga berjangka minyak mentah Brent naik 1,24% menjadi $110,62 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menyusul, naik 1,75% mencapai $107,26 per barel.
Lonjakan harga ini terkait dengan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Laporan menunjukkan adanya serangan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir di Uni Emirat Arab, ditambah dengan terhentinya upaya diplomatik yang melibatkan AS dan Iran.
Peristiwa-peristiwa ini telah meningkatkan kekhawatiran pasar atas potensi gangguan pasokan minyak mentah dari wilayah krusial tersebut. Kekhawatiran akan eskalasi konflik secara langsung memengaruhi stabilitas pasokan, mendorong harga naik karena para pedagang memperhitungkan peningkatan risiko.
Sentimen pasar akan tetap sensitif terhadap perkembangan geopolitik lebih lanjut di Timur Tengah. Tanda-tanda de-eskalasi atau peningkatan konflik kemungkinan besar akan menyebabkan volatilitas harga yang signifikan dalam jangka pendek.
T: Mengapa harga minyak naik?
J: Harga naik karena serangan terhadap fasilitas nuklir UEA dan meningkatnya ketegangan AS-Iran, memicu kekhawatiran pasokan.
T: Berapa perubahan harga spesifiknya?
J: Minyak mentah Brent naik 1,24% menjadi $110,62, dan WTI AS naik 1,75% menjadi $107,26.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.