TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
2月 04, 2026
2 min read
5

Harga minyak naik lebih dari 1% dalam perdagangan Asia, terutama didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan penurunan signifikan yang tidak terduga dalam stok minyak mentah Amerika Serikat.
Kekhawatiran yang meningkat atas potensi gangguan pasokan minyak semakin intensif menyusul laporan pertemuan militer baru antara AS dan Iran di Laut Arab. Menanggapi peningkatan risiko ini, harga berjangka minyak mentah Brent untuk bulan April naik 1,2% menjadi $68,15 per barel, sementara harga berjangka minyak mentah West Texas Intermediate meningkat 1,4% menjadi $63,69 per barel.
Lonjakan harga ini semakin didukung oleh data industri dari American Petroleum Institute, yang menunjukkan bahwa stok AS menyusut sebesar 11,1 juta barel. Angka ini sangat kontras dengan ekspektasi analis untuk peningkatan kecil dan sebagian besar disebabkan oleh gangguan produksi akibat cuaca dingin ekstrem.
Pelaku pasar memantau ketat situasi AS-Iran dan menantikan data inventaris resmi. Ketatnya pasokan yang berkelanjutan dikombinasikan dengan ketidakstabilan geopolitik diperkirakan akan menjaga volatilitas harga dalam waktu dekat.
T: Apa alasan utama lonjakan harga minyak baru-baru ini?
J: Penyebab utamanya adalah meningkatnya ketegangan AS-Iran yang mengancam pasokan dan penarikan stok minyak mentah AS yang jauh lebih besar dari perkiraan.
T: Berapa banyak penurunan stok minyak AS?
J: Menurut data API, stok AS turun sebesar 11,1 juta barel, berlawanan dengan perkiraan kenaikan kecil.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait