TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 05, 2026
2 min read
9

Harga minyak mengalami kenaikan signifikan di awal pekan, didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mengancam akan mengganggu rantai pasokan global. Pasar dibuka lebih tinggi setelah libur akhir pekan karena kekhawatiran pasokan semakin meningkat.
Harga berjangka minyak mentah Brent naik 2,2%, atau $2,4, mencapai $111,43 per barel. Bersamaan itu, harga berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS mengalami kenaikan lebih besar sebesar 2,7%, atau $3, diperdagangkan pada $114,57 per barel. Kenaikan harga ini secara langsung mencerminkan kekhawatiran pasar atas potensi gangguan pasokan.
Katalis utama kenaikan harga adalah meningkatnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran. Pernyataan terbaru dari pemerintahan AS telah meningkatkan tekanan terhadap Iran, dengan ancaman terkait Selat Hormuz yang strategis, memperbesar risiko pasokan global.
Pasar energi tetap bergejolak karena para pedagang memantau dengan cermat perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Setiap eskalasi lebih lanjut dapat menyebabkan kenaikan harga tambahan, sementara resolusi diplomatik apa pun dapat meredakan kekhawatiran pasokan dan membantu menstabilkan harga.
T: Mengapa harga minyak naik?
J: Harga naik karena meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran, yang mengancam akan mengganggu pasokan minyak global.
T: Berapa banyak perubahan harga minyak mentah Brent dan WTI?
J: Minyak mentah Brent naik 2,2% menjadi $111,43 per barel, dan minyak mentah WTI naik 2,7% mencapai $114,57 per barel.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait