TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Mar 06, 2026
2 min read
4

Harga minyak turun untuk pertama kalinya dalam enam hari setelah pemerintah AS mengumumkan sedang mempertimbangkan intervensi di pasar berjangka dan telah mengeluarkan keringanan untuk pembelian minyak mentah Rusia guna meredakan kendala pasokan. Harga minyak mentah berjangka Brent turun 1,33% menjadi $84,27 per barel, sementara West Texas Intermediate turun 1,8% menjadi $79,55 per barel.
Penurunan harga ini menyusul kenaikan signifikan di mana Brent dan WTI masing-masing naik 18% dan 21%. Lonjakan ini didorong oleh konflik militer di Timur Tengah yang mengganggu pergerakan kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz, sebuah titik hambatan untuk sekitar seperlima pasokan minyak harian dunia, menciptakan kekhawatiran akan kelangkaan yang meluas.
Departemen Keuangan AS diperkirakan akan mengumumkan langkah-langkah formal untuk memerangi kenaikan harga energi. Rencana tersebut mencakup intervensi potensial dan tidak biasa di pasar berjangka minyak untuk memengaruhi harga secara finansial. Bersamaan dengan itu, untuk mengatasi ketatnya pasokan fisik, keringanan telah diberikan kepada kilang minyak India untuk melanjutkan pembelian minyak Rusia yang dikenai sanksi.
Meskipun intervensi telah mendinginkan harga, analis mencatat lonjakan baru-baru ini tetap terkendali dibandingkan dengan guncangan harga historis. Arah pasar di masa depan akan bergantung pada rincian spesifik tindakan Departemen Keuangan AS dan situasi geopolitik di Timur Tengah. Para pedagang kini menantikan pengumuman resmi lebih lanjut.
T: Mengapa harga minyak turun baru-baru ini?
J: Harga turun setelah AS memberi sinyal akan melakukan intervensi di pasar berjangka dan memberikan keringanan kepada kilang minyak India untuk membeli minyak Rusia, kedua tindakan tersebut bertujuan untuk menekan harga tinggi.
T: Apa penyebab lonjakan awal harga minyak?
J: Konflik militer di Timur Tengah mengganggu lalu lintas melalui Selat Hormuz, rute transit minyak yang penting, menyebabkan harga melonjak hampir 20% dalam empat hari karena kekhawatiran pasokan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait