Loading
ID
Komunitas
TrustFinance bukan penasihat keuangan berlisensi dan tidak berafiliasi dengan lembaga keuangan mana pun di wilayah Anda. Harap lakukan riset sendiri sebelum berinvestasi.

TrustFinance Global Insights
ส.ค. 26, 2026
2 min read
0

Harga minyak melanjutkan penurunan pada hari Rabu, didorong oleh laporan kemajuan diplomatik yang bertujuan untuk meredakan permusuhan di Timur Tengah dan membuka kembali Selat Hormuz. Harga minyak mentah berjangka Brent turun 2,6% menjadi $86,30 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 2,7% menjadi $80,18 per barel.
Media Rusia, mengutip sumber-sumber Pakistan dan Iran, mengindikasikan AS dan Iran hampir mencapai kesepakatan gencatan senjata untuk navigasi bebas melalui Selat Hormuz. Iran dan Oman juga dilaporkan menyepakati rute selat sementara. Pembukaan kembali sepenuhnya, bagaimanapun, bergantung pada komitmen AS dari kesepakatan gencatan senjata bulan Juni.
Analis di Vital Knowledge mengindikasikan risiko geopolitik kemungkinan akan tetap tertanam dalam harga minyak, mencegah kembalinya sepenuhnya ke tingkat pra-konflik. Analis ING menambahkan bahwa aliran minyak yang normal memerlukan AS untuk mencabut sanksi terhadap Iran. Lalu lintas kapal tanker melalui selat telah menurun secara signifikan, memengaruhi pasokan energi global.
Upaya diplomatik yang berkembang mengenai Selat Hormuz dan hubungan AS-Iran terus membentuk dinamika pasar minyak. Perkembangan lebih lanjut dalam negosiasi gencatan senjata dan perjanjian maritim tetap menjadi faktor kunci yang harus dipantau.
Q: Apa penyebab penurunan harga minyak baru-baru ini?
A: Harga minyak turun karena adanya laporan kemajuan dalam upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah dan berpotensi membuka kembali Selat Hormuz.
Q: Apa syarat utama agar Selat Hormuz dapat dibuka kembali sepenuhnya?
A: Seorang pejabat senior Iran menyatakan bahwa pembukaan kembali sepenuhnya bergantung pada pemenuhan komitmen AS dari kesepakatan gencatan senjata kerangka kerja bulan Juni.
Teks : Sumber
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait