Loading
ID
Komunitas
TrustFinance bukan penasihat keuangan berlisensi dan tidak berafiliasi dengan lembaga keuangan mana pun di wilayah Anda. Harap lakukan riset sendiri sebelum berinvestasi.

TrustFinance Global Insights
Aug 26, 2026
2 min read
0

Ancaman tarif impor AS mendorong harga tembaga global menuju rekor tertinggi, meskipun tidak ada kekurangan global secara keseluruhan. Prospek bea masuk mulai tahun 2027 telah mendorong para pedagang untuk mengirimkan volume signifikan ke gudang COMEX AS, sehingga mengurangi persediaan di tempat lain. Pergeseran strategis ini telah mendorong harga tembaga tiga bulan di London Metal Exchange mendekati puncaknya sepanjang masa sebesar $14.527,50 per metrik ton.
Kenaikan harga ini mencerminkan redistribusi tembaga, bukan defisit global. Arus masuk yang memecahkan rekor telah meningkatkan persediaan COMEX menjadi 675.185 metrik ton. Analis mengonfirmasi bahwa penimbunan antisipatif ini, menjelang potensi tarif 15% mulai tahun 2027, mengubah surplus global yang diperkirakan sebesar 639.000 ton pada tahun 2026 menjadi pasar yang jauh lebih ketat di luar Amerika Serikat.
Laporan Departemen Perdagangan AS pada 30 Juni akan menjadi dasar keputusan tarif Presiden Trump. Meskipun beberapa analis memperkirakan lonjakan harga jika tarif diberlakukan, yang lain berpendapat bahwa kejelasan dapat menyebabkan penurunan harga. Pasar tembaga global tetap sangat sensitif terhadap ketidakpastian kebijakan perdagangan AS.
Keputusan tarif yang akan datang sangat penting, menentukan tren harga di masa depan di tengah dinamika rantai pasokan yang sedang berlangsung dan ketidakseimbangan regional.
T: Apa yang mendorong kenaikan harga tembaga baru-baru ini?
J: Ancaman tarif AS menyebabkan para pedagang menimbun tembaga di gudang COMEX, menciptakan kelangkaan buatan di luar AS.
T: Apakah ada kekurangan tembaga secara global?
J: Tidak, analis memproyeksikan surplus global, tetapi ancaman tarif telah mengubah distribusi, membuat pasokan ketat di wilayah lain.
T: Berapa potensi tarif AS untuk tembaga?
J: Usulan tarif 15% mulai 1 Januari 2027, berpotensi naik menjadi 30% mulai tahun 2028.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait