TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 22, 2026
2 min read
30

Harga minyak mengalami sedikit penurunan dalam sesi perdagangan yang bergejolak menyusul pengumuman Presiden AS Donald Trump tentang perpanjangan gencatan senjata tanpa batas waktu dengan Iran. Namun, kekhawatiran yang terus-menerus atas gangguan pasokan dan masa depan negosiasi perdamaian yang tidak pasti membatasi kerugian lebih lanjut.
Harga berjangka minyak mentah Brent turun 0,4% menjadi $98,13 per barel, sementara harga berjangka minyak mentah West Texas Intermediate juga turun 0,4% menjadi $85,59 per barel, mencerminkan sensitivitas pasar terhadap perkembangan geopolitik.
Keputusan untuk memperpanjang gencatan senjata bertujuan untuk memfasilitasi pembicaraan damai yang sedang berlangsung guna menyelesaikan konflik. Meskipun demikian, sentimen pasar tetap berhati-hati karena tantangan logistik yang signifikan. Selat Hormuz yang krusial, jalur untuk sekitar 20% konsumsi minyak dunia, masih secara efektif ditutup, dan blokade angkatan laut AS terhadap Iran sebagian besar masih berlaku.
Kendala pasokan ini telah menjadi pendorong utama kenaikan harga minyak sejak konflik dimulai dan terus menciptakan batas bawah bagi pasar, mencegah penurunan harga yang lebih substansial.
Ketidakpastian seputar negosiasi AS-Iran terus memicu volatilitas pasar. Baik Washington maupun Teheran menolak mengirim delegasi untuk pembicaraan lebih lanjut yang dijadwalkan di Pakistan, menimbulkan keraguan tentang kemungkinan resolusi cepat.
Iran belum secara resmi mengkonfirmasi persetujuannya terhadap perpanjangan gencatan senjata, sebelumnya menyatakan bahwa tidak akan ada negosiasi selama blokade angkatan laut dipertahankan. Pasar juga memantau potensi keringanan AS yang akan memungkinkan kapal berbendera asing untuk mengangkut bahan bakar antar pelabuhan domestik guna mengurangi dampak harga yang lebih tinggi.
Meskipun perpanjangan gencatan senjata menawarkan jalur potensial untuk de-eskalasi, pasar minyak tetap tegang. Gangguan pasokan fisik di Selat Hormuz dan kondisi rapuh pembicaraan diplomatik adalah faktor kunci yang akan menentukan arah harga. Para pedagang akan memantau dengan cermat setiap tanggapan resmi dari Iran dan kemajuan nyata dalam negosiasi.
T: Mengapa harga minyak turun?
J: Harga turun moderat setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata tanpa batas waktu dengan Iran, yang meredakan kekhawatiran langsung akan eskalasi konflik.
T: Apa yang mencegah harga minyak turun lebih jauh?
J: Gangguan pasokan yang sedang berlangsung, terutama penutupan Selat Hormuz dan blokade angkatan laut AS, mendukung harga dengan menciptakan ketidakpastian tentang ketersediaan minyak global.
T: Bagaimana pergerakan harga spesifik untuk patokan minyak utama?
J: Harga berjangka minyak mentah Brent turun 0,4% menjadi $98,13 per barel, dan harga berjangka minyak mentah West Texas Intermediate turun 0,4% menjadi $85,59 per barel.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.