Komunitas
TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
3月 06, 2026
2 min read
17

Harga minyak mentah diperkirakan akan mencatat kenaikan mingguan paling signifikan sejak invasi skala penuh ke Ukraina pada tahun 2022. Harga berjangka minyak mentah Brent telah melonjak 20% minggu ini, dengan West Texas Intermediate melonjak 25%, mendorong kedua patokan tersebut ke level tertinggi sejak Juli 2024.
Pada hari Jumat, minyak mentah Brent naik menjadi $87,50 per barel, dan WTI naik menjadi $84,77, mencerminkan volatilitas pasar yang berkelanjutan.
Kenaikan tajam ini dipicu setelah serangan AS dan Israel terhadap Iran mendorong Teheran untuk menghentikan lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz. Jalur air vital ini menangani sekitar seperlima dari pasokan minyak harian global.
Konflik tersebut sejak itu meluas, mengganggu produksi dan memaksa penutupan kilang serta pabrik gas alam cair di seluruh wilayah penghasil energi utama.
Analis pasar memperingatkan bahwa aktivitas yang terhenti di Selat Hormuz berdampak pada pasokan global dan kapasitas penyimpanan, berpotensi mendorong harga energi lebih tinggi. Menteri energi Qatar menyarankan harga minyak bisa mencapai $150 per barel jika produsen Teluk menghentikan ekspor.
Sebagai tanggapan, Departemen Keuangan AS diperkirakan akan mengumumkan langkah-langkah untuk memerangi kenaikan harga dan telah memberikan pengecualian bagi perusahaan untuk membeli minyak Rusia yang disanksi guna meringankan kendala pasokan.
Meskipun ada kenaikan tajam, beberapa analis mencatat bahwa harga saat ini hanya sedikit di atas rata-rata empat tahun. Arah pasar di masa depan akan bergantung pada perkembangan geopolitik di Timur Tengah dan efektivitas intervensi pemerintah untuk menstabilkan pasokan.
T: Mengapa harga minyak melonjak minggu ini?
J: Harga naik tajam setelah konflik di Timur Tengah menyebabkan blokade Selat Hormuz, jalur pelayaran minyak yang krusial.
T: Seberapa banyak harga minyak meningkat?
J: Harga berjangka minyak mentah Brent naik 20% minggu ini, sementara WTI melonjak 25%, menandai kenaikan mingguan terbesar sejak awal tahun 2022.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.