TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Apr 22, 2026
2 min read
15

Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengonfirmasi pada hari Rabu bahwa Nvidia belum menjual chip AI H200 canggihnya kepada perusahaan-perusahaan Tiongkok. Alasan utama yang disebutkan adalah kegagalan pemerintah Tiongkok untuk memberikan izin pembelian kepada perusahaan-perusahaan domestiknya.
Meskipun persetujuan bersyarat dari pemerintahan Trump untuk penjualan pada bulan Januari, tidak ada transaksi yang terwujud. Pemerintah Tiongkok dilaporkan memfokuskan investasi pada industri semikonduktor domestiknya sendiri, menciptakan hambatan yang signifikan. Keputusan ini telah menyebabkan penundaan pengiriman, diperparah oleh ketidaksepakatan mengenai persyaratan penjualan antara pihak AS dan Tiongkok.
Penundaan ini secara langsung memengaruhi potensi pendapatan Nvidia dari pasar Tiongkok yang signifikan dan menggarisbawahi ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di sektor teknologi. Bagi industri semikonduktor, ini menandakan ketidakpastian yang berkelanjutan bagi perusahaan-perusahaan yang menghadapi kontrol ekspor AS yang kompleks dan dorongan Tiongkok untuk swasembada teknologi. Hal ini dapat menyebabkan volatilitas pada saham-saham terkait.
Situasi ini menyoroti persaingan teknologi yang semakin mendalam, dengan penjualan yang terhenti tanpa batas waktu. Pengamat pasar harus memantau perkembangan diplomatik dan setiap perubahan dalam kebijakan industri domestik Tiongkok, karena faktor-faktor ini akan menentukan masa depan ekspor teknologi canggih AS ke wilayah tersebut.
T: Apakah Nvidia telah menjual chip H200 ke Tiongkok?
J: Tidak. Menurut Departemen Perdagangan AS, belum ada penjualan yang diselesaikan hingga saat ini.
T: Mengapa penjualan chip H200 ke Tiongkok tertunda?
J: Penundaan ini disebabkan oleh pemerintah Tiongkok yang belum menyetujui pembelian dan ketidaksepakatan yang sedang berlangsung mengenai persyaratan penjualan.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.