TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
2月 03, 2026
2 min read
2

Novo Nordisk, produsen Wegovy, telah mengeluarkan peringatan potensi penurunan laba operasional yang disesuaikan dan penjualan sebesar 5% hingga 13% untuk tahun 2026. Ini menandai perubahan signifikan setelah bertahun-tahun mengalami pertumbuhan dua digit, didorong oleh obat penurun berat badan populernya.
Perusahaan mengaitkan perkiraan yang suram ini dengan beberapa faktor. Ini termasuk harga realisasi yang lebih rendah di Amerika Serikat, sebagian karena kebijakan penetapan harga, persaingan ketat dari pesaing seperti Eli Lilly, dan berakhirnya paten untuk bahan aktif utamanya, semaglutide, di beberapa pasar internasional.
Pengumuman tersebut memicu reaksi pasar yang tajam, dengan saham Novo Nordisk yang terdaftar di AS jatuh sebesar 12%. Sentimen negatif meluas ke perusahaan lain di sektor obat obesitas, karena kekhawatiran investor meningkat atas persaingan yang semakin ketat dan tekanan harga di pasar penurunan berat badan yang menguntungkan.
Meskipun menghadapi tantangan, Novo Nordisk tetap yakin dengan kemampuannya untuk mendorong pertumbuhan volume di masa depan. Perusahaan berfokus pada peluncuran pil Wegovy barunya di AS untuk mendapatkan kembali momentum pasar dan menavigasi lanskap persaingan yang semakin ketat.
Q: Mengapa laba Novo Nordisk diperkirakan akan turun?
A: Perusahaan memproyeksikan penurunan karena tekanan harga di AS, peningkatan persaingan dari produsen obat lain, dan berakhirnya paten pada produk utamanya.
Q: Bagaimana reaksi pasar terhadap pengumuman Novo Nordisk?
A: Saham perusahaan yang terdaftar di AS turun 12%, dan saham perusahaan farmasi pesaing juga menurun karena kekhawatiran tentang sektor tersebut.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait