TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
2月 03, 2026
2 min read
1

Saham Novo Nordisk (NYSE:NVO) mengalami penurunan tajam 13,8% menjadi $50,83 pada hari Selasa. Penurunan ini menyusul pengumuman perusahaan mengenai prospek penjualan yang sangat lemah untuk tahun 2026, didorong oleh persaingan pasar yang semakin ketat.
Raksasa farmasi Denmark ini memproyeksikan penjualannya pada tahun 2026 akan turun antara 5% dan 13%. Perkiraan ini secara substansial lebih pesimis dibandingkan penurunan 2% yang diantisipasi oleh analis pasar. Panduan ini dirilis bersamaan dengan hasil kuartal keempat, yang menunjukkan laba operasional turun 14% menjadi 31,7 miliar crown Denmark, sedikit melebihi perkiraan analis.
Prospek negatif ini memicu aksi jual di seluruh sektor obat obesitas. Pesaing Eli Lilly (NYSE:LLY) melihat sahamnya turun 3,4%. Pengembang yang lebih kecil juga terpengaruh, dengan Structure Therapeutics (NASDAQ:GPCR) dan Altimmune (NASDAQ:ALT) keduanya turun 5,4%, sementara Viking Therapeutics (NASDAQ:VKTX) menurun 3,7%.
Perkiraan penjualan Novo Nordisk yang suram untuk tahun 2026 telah menimbulkan kekhawatiran investor yang signifikan tentang profitabilitas di masa depan di tengah lanskap persaingan yang lebih ketat. Reaksi pasar menyoroti taruhan besar dalam ruang pengobatan obesitas yang berkembang pesat, dengan sentimen investor kini sangat terkait dengan proyeksi pertumbuhan jangka panjang.
T: Mengapa saham Novo Nordisk anjlok tajam?
J: Saham tersebut turun 13,8% setelah perusahaan memproyeksikan penurunan penjualan 5% hingga 13% untuk tahun 2026 karena perkiraan peningkatan persaingan.
T: Bagaimana berita ini memengaruhi saham farmasi lainnya?
J: Perusahaan lain di pasar obat obesitas, seperti Eli Lilly, Structure Therapeutics, dan Viking Therapeutics, juga mengalami penurunan harga saham.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait