TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 02 03, 2026
2 min read
3

Investor miliarder dan pendiri Citadel, Ken Griffin, menyatakan bahwa dolar AS telah kehilangan sebagian daya tariknya selama setahun terakhir. Berbicara di acara WSJ Invest Live, ia menunjuk beberapa faktor yang mengurangi daya tarik mata uang tersebut meskipun Amerika Serikat tetap menjadi tempat berlindung yang aman secara global.
Dolar baru-baru ini menghadapi tekanan signifikan, dengan investor khawatir tentang kebijakan fiskal yang bergejolak dan retorika seputar tarif. Griffin mencatat bahwa ekspektasi pasar untuk pemotongan suku bunga Federal Reserve lebih lanjut juga telah berkontribusi pada pelemahan dolar baru-baru ini, yang menyebabkannya anjlok ke level terendah dalam empat tahun.
Griffin menyerukan disiplin fiskal yang lebih besar, menekankan perlunya melunasi utang pemerintah yang terkumpul selama pandemi. Ia menggambarkan pasar tenaga kerja AS sebagai "cukup kuat," mengamati bahwa perusahaan-perusahaan mulai mengurai penimbunan karyawan yang terjadi pasca-COVID. Ia juga berpendapat bahwa bisnis belum melihat peningkatan produktivitas dari AI yang akan menyebabkan PHK besar-besaran.
Meskipun AS tetap menjadi kekuatan geopolitik utama, komentar Griffin menunjukkan bahwa keputusan kebijakan domestik secara langsung memengaruhi posisi global dolar. Investor akan terus memantau strategi fiskal AS dan tindakan Federal Reserve untuk arah di masa depan.
T: Mengapa Ken Griffin percaya dolar AS telah kehilangan daya tariknya?
J: Ia menyebut kebijakan fiskal yang bergejolak, retorika administratif tentang tarif, dan ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve sebagai alasan utama.
T: Bagaimana penilaian Griffin terhadap pasar tenaga kerja AS?
J: Ia menganggapnya "cukup kuat" dan mencatat bahwa penimbunan karyawan pasca-pandemi mulai terurai.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

04 Thg 02 2026
IDX Composite Indonesia Naik Tipis 0,04%

04 Thg 02 2026
Penjualan Volvo Cars Turun 7% di Tengah Tekanan Pasar

04 Thg 02 2026
Penjualan Mobil Volvo Turun 7% di Tengah Hambatan Pasar

04 Thg 02 2026
Henkel Mengakuisisi Stahl Senilai €2.1 Miliar