TrustFinance adalah informasi yang dapat dipercaya dan akurat yang dapat Anda andalkan. Jika Anda mencari informasi bisnis keuangan, ini adalah tempatnya. Sumber informasi bisnis keuangan yang lengkap. Prioritas kami adalah keandalan.

TrustFinance Global Insights
Thg 02 03, 2026
2 min read
3

Saham raksasa farmasi Novo Nordisk (NYSE:NVO) mengalami penurunan tajam menyusul pengumuman perusahaan mengenai prospek penjualan negatif untuk tahun 2026. Produsen Wegovy ini memproyeksikan penurunan signifikan dalam pendapatan di masa depan, memicu kekhawatiran di kalangan investor.
Perusahaan mengungkapkan bahwa pertumbuhan penjualan yang disesuaikan untuk tahun 2026 diperkirakan antara -5% dan -13% pada nilai tukar konstan (CER). Proyeksi ini menandai pembalikan tajam dari pertumbuhan penjualan 10% yang dilaporkan untuk tahun 2025, menunjukkan tantangan signifikan bagi perusahaan.
Prospek negatif ini disebabkan oleh beberapa faktor utama. Novo Nordisk menyebutkan perkiraan harga yang lebih rendah di Amerika Serikat, yang berasal dari perjanjian "Most Favoured Nations". Selain itu, berakhirnya paten molekul semaglutide utamanya di pasar internasional tertentu dan meningkatnya persaingan diperkirakan akan sangat memengaruhi kinerja penjualan di masa depan.
Kombinasi tekanan harga, berakhirnya paten, dan meningkatnya persaingan menciptakan lingkungan yang menantang bagi Novo Nordisk. Reaksi negatif pasar yang segera terjadi mencerminkan kekhawatiran investor terhadap kemampuan perusahaan untuk mempertahankan lintasan pertumbuhannya setelah tahun 2025.
T: Mengapa saham Novo Nordisk jatuh?
J: Saham tersebut jatuh setelah perusahaan memproyeksikan pertumbuhan penjualan negatif sebesar -5% hingga -13% untuk tahun 2026, berbalik dari pertumbuhan 10% pada tahun 2025.
T: Faktor-faktor apa yang menyebabkan proyeksi penjualan lebih rendah?
J: Faktor-faktor utama meliputi perkiraan harga obat yang lebih rendah di AS, berakhirnya paten semaglutide, dan persaingan pasar yang semakin ketat.
Sumber: Investing.com

TrustFinance Global Insights
AI-assisted editorial team by TrustFinance curating reliable financial and economic news from verified global sources.
Artikel Terkait

03 Thg 02 2026
Ken Griffin: Dolar AS Telah Kehilangan Sedikit Kilau

03 Thg 02 2026
Dolar Kanada Menguat saat Harga Minyak Meningkat